SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Provinsi Banten menghasilkan 7,19 ribu ton sampah setiap hari. Hal itu berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) RI tahun 2022.
Kepala Bidang Pengolahan Sampah, Limbah B3 dan Pengendalian Pencemaran pada Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Banten, Ruli Rianto, mengatakan bahwa menurut data SIPSN, volume timbulan sampah di Provinsi Banten mencapai 2,62 juta ton pada 2022. Terbesar kelima di Indonesia.
“Adapun menurut SIPSN KLHK, secara rata-rata ada sekitar 7,19 ribu ton sampah per hari yang dihasilkan Provinsi Banten sepanjang tahun 2022 lalu,” ujar Ruli melalui pesan singkat via aplikasi WhatsApp, Kamis, 14 Maret 2024.
“Jika dirinci per daerah, timbulan sampah terbanyak berada di Kabupaten Tangerang, yaitu 841,49 ribu ton atau 32,02 persen dari total sampah di Banten,” terang Ruli.
Di urutan selanjutnya ada Kota Tangerang dengan volume timbulan sampah 504,25 ribu ton, diikuti Kabupaten Serang 414,58 ribu ton, dan Kota Tangerang Selatan 355 ribu ton.
Kemudian, Kabupaten Lebak tercatat memiliki 215,88 ribu ton timbulan sampah dan Kota Serang 213,464 ribu ton. Sementara, Kota Cilegon menjadi daerah dengan volume timbulan sampah paling sedikit di Banten, yaitu 83,16 ribu ton.
Untuk sampah harian, ia mengungkapkan, dari delapan kabupaten/kota di Banten, sampah paling banyak tetap dihasilkan di Kabupaten Tangerang yakni 2.305,47 ton per hari.
Kemudian, Kota Tangerang 1.381,53 ton per hari, Kabupaten Serang 1.135,84 ton per hari, dan Kota Tangerang Selatan 972,63 ton per hari.
Selanjutnya, Kabupaten Lebak 591,47 ton per hari, Kota Serang 584,83 ton per hari, dan Kota Cilegon 227,86 ton per hari.
Sementara itu, untuk data sampah tahun 2023, Ruli mengaku belum tersedia karena belum semua kabupaten/kota di Banten mengisi SIPSN. (*)
Editor: Agus Priwandono











