LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak yang mengalokasikan anggaran Rp4,2 miliar untuk pembelian sofa, TV LED hingga video wall mendapatkan sorotan oleh banyak pihak karena dinilai terlalu menghambur-hamburkan anggaran.
Menyikapi hal itu, Pj Bupati Lebak Iwan Kurniawan mengatakan, jika anggaran tersebut hanya sebatas rencana maka akan ditinjau kembali.
“Anggaran prabot belum dilaksanakan dan saat ini masih dibintang untuk dilakukan efesiensi,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Jumat 22 Maret 2024.
Dijelaskanya, saat ini sedang dilakukan pembahasan untuk mengkaji kembali dan akan dialihkan kepada kegiatan lain.
“Anggaran akan direalokasi kegiatan lain. Realokasi sedang dibahas oleh Pak Sekda dan Pak Kaban Balitbangda,” jelas Iwan.
Ia menerangkan, dirinya merekomendasikan anggaran terbatas direalokasikan kepada kegiatan sosial dan pembangunan.
“Rekomendasi untuk kegiatan yang langsung menyentuh masyarakat, pertumbuhan perkenomian UMKM dan insfrastruktur,” ucapnya.
Diketahui anggaran fantastis Rp2,4 miliar tersebut untuk pengadaan sofa, TV LED dan video wall di Gedung Setda Kabupaten Lebak.
Sebelumnya Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Lebak (Imala) Aswari menganggap langkah Pemkab Lebak yang menganggarkan Rp2,4 miliar untuk pembelian sofa, TV LED dan video wall menghambur-hamburkan anggaran.
“Imala mengecam jika hal ini terus dilakukan apalagi di tengah keresahan masyarakat terkait bahan pangan yang terus naik, angka kemiskinan yang meningkat dan banyaknya anak yang putus sekolah karena masalah ekonomi, sebaiknya pemerintah melakukan kajian lebih mendalam terkait ini,” pungkasnya.
Reporter: Nurandi
Editor: Aas Arbi











