CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Polres Cilegon mengerahkan 866 personel gabungan dalam pengamanan angkutan Lebaran 2024.
Sebanyak 866 personel itu tersebar di 80 pos pantau, enam pos pelayanan, sembilan pos PAM, dan beberapa pos gatur yang tersebar di sepanjang jalur mudik di wilayah hukum Polres Cilegon.
Kapolres Cilegon, AKBP Eko Tjahyo Untoro, menjelaskan bahwa personel Polres Cilegon mulai dikerahkan mengamankan angkutan Lebaran 2024 dari tanggal 1 April 2024.
Sejak tanggal 1 April 2024, personel Polres Cilegon mulai mengatur arus lalu lintas dari pembatasan kendaraan sesuai jenis dan golongan yang akan menyeberang ke Pulau Sumatera hingga operasi pengamanan angkutan Lebaran 2024.
“Tanggal 1 April kita sudah mulai antisipasi untuk kendaraan-kendaraan barang atau kendaraan-kendaraan yang membawa barang yang akan menyeberang,” tutur Eko saat rapat koordinasi pengamanan arus mudik bersama Forkopimda Kota Cilegon, Senin, 25 Maret 2024.
Walikota Cilegon, Helldy Agustian, memastikan bahwa 700 lampu di sepanjang JLS yang menjadi jalur mudik di Pelabuhan Ciwandan akan menyala sebelum waktu mudik tiba.
“Kita tahu bahwa ada 193 juta orang yang akan mudik, ini ada kenaikan hampir 70 juta. Otomatis ini berdampak bagi Cilegon itu sendiri maka persiapan ini jadi penting bagi kita,” terang Helldy.
Sepanjang jalur JLS itu, Pemerintah Kota Cilegon juga akan menyiapkan beberapa titik tempat peristirahatan pemudik dan enam pos kesehatan.
“Untuk tempat istirahat pemotor nanti di JLS ada enam titik kesehatan, mudah-mudahan bisa terialisasi secara keseluruhan karena 2023 sebagai tonggak pertama kali sejarah Cilegon tidak pernah macet,” pungkasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











