PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Banten 1, Achmad Dimyati Natakusumah mengklaim mendapatkan dukungan dari sejumlah partai politik dan kalangan ulama untuk maju sebagai bakal calon Gubernur Banten pada Pilgub Banten 2024.
Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan, bahwa dirinya mengaku sudah siap menjadi bakal calon Gubernur Banten pada kontestasi Pilgub Banten tahun 2024 ini. “Oh iya tentunya sudah siap, karena ini diantaranya bagian dari pada Pilkada Banten,” ungkapnya, Selasa 16 April 2024.
Terkait siapa yang akan mendampinginya di Pilkada Banten, Dimyati menyebut calon wakil akan ditetapkan oleh partai politik dan alim ulama yang mengusungnya di Pilkada. “Nanti itumah Partai Politik dan Alim Ulama nanti itu,” katanya singkat.
Sebelumnya diberitakan, Anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan (Dapil) Banten 1, Raden Achmad Dimyati Natakusumah menyebutkan kriteria pasangannya nanti pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) yang betul-betul cakap dan cukup populer di wilayah Banten Utara.
Mantan Bupati Pandeglang dua periode itu mengungkapkan, saat ini sudah ada empat partai politik (Parpol) yang siap berkoalisi untuk memenangkannya di Pilgub Banten 2024.
“Iya, sudah ada, cuma saya tidak bisa menyebutkan ya karena mereka masih menggodok, sudah pada datang ketua DPW ke saya, tapi sementara ini ada empat partai politik,” ungkapnya.
Ketika ditanya awak media terkait warna keempat parpol itu, ia menyampaikan bahwa untuk warnanya beragam, yang akan siap berkoalisi maju pada Pilgub Banten 2024. “Warnanya pelangi, bagus-bagus partainya,” ucapnya.
Namun ia berharap semua Parpol bisa dapat untuk berkoalisi dengannya dalam memenangkan Pilgub Banten 2024. “Saya berharap semua Parpol mendukung saya, harapan semua Parpol kita siap bisa berkoalisi,” ucapnya.
Ia menyerukan dengan keyakinannya bahwa Achmad Dimyati Natakusumah siap maju di Pilgub Banten 2024. “Intinya Dimyati on the way Provinsi Banten ini sudah gaspol, mudah-mudahan pertumbuhan perekonomian kita bisa tumbuh bagus, Banten ini harus bisa sejajar seperti DKI Jakarta dan Jawa Barat,” tuturnya.
Editor: Abdul Rozak











