KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemuda Tangerang Berkarya (Peta Karya) melakukan aksi unjuk rasa. Mereka menuntut Penjabat (Pj) Bupati Tangerang, Andi Ony Prihartono, agar tidak diintervensi oleh pola pikir sesat terkait aturan dalam Pasal 46 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN).
Ketua Peta Karya, Rusdi mengatakan, hari ini dirinya bersama pasukan mantan akepala Desa melakukan aksi unjuk rasa di depan Gedung Bupati Tangerang.
Hal tersebut untuk meminta agar Pj Bupati Tangerang tidak diintervensi oleh pola pikir sesat yang menggoreng Pasal 46 Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023.
” Kami berharap, Pj Bupati Tangerang jangan mau dipengaruhi pola pikir yang sesat, ” kata Rusdi saat orasi didepan Gedung Bupati Tangerang, Selasa, 23 April 2024.
Kata Rusdi, bersama pasukan Peta Karya dirinya menyatakan sikap sebagai masyarakat Kabupaten Tangerang mendukung penuh Maesyal Rasyid menjadi Bupati Tangerang periode 2024-2029.
“Kami sebagai masyarakat pendukung Maesal Rasyid menyatakan sikap mendukung sepenuhnya untuk menjadi Bupati Tangerang 2024-2029,” katanya.
Selanjutnya kata Rusdi, Peta Karya mendukung sepenuhnya Maesal Rasyid untuk mendaftarkan diri kepada KPU Kabupaten Tangerang untuk menjadi bakal calon Bupati Tangerang periode 2024-2029
“Dan ketiga kami mendukung sepenuhnya partai-partai politik untuk mengusung Maesal Rasyid untuk menjadi bakal calon Bupati Tangerang periode 2024- 2029,” ucapnya
Selain itu, Peta Karya juga mengutuk keras tindakan pembunuhan karakter yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, yang menyatakan Maesyal Rasyid tidak pantas sebagai bakal calon Bupati Tangerang periode 2024-2029. Hanya karena beliau masih menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tangerang.
Rusdi juga menegaskan, bahwa Maesal Rasyid tidak harus mundur atau diberhentikan dari jabatan Sekretaris Daerah Kabupaten Tangerang sebelum ditetapkan sebagai pasangan calon Bupati Tangerang periode 2024 2029.
“Dan pernyataan sikap ini kami sampaikan dengan penuh tanggung jawab, dan kami tanda tangani semua yang melakukan aksi damai ini,” pungkasnya. (*)
Editor: Agus Priwandono











