SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Mantan Walikota Serang periode 2018-2023 Syafrudin mendatangi kantor DPD PKS Kota Serang. Dalam kunjungannya itu, Syafrudin berharap PKS dapat kembali berkoalisi bersamanya di Pilkada Kota Serang.
Syafrudin bersama pengurus Partai DPC PAN Kota Serang itu baru berkunjung ke Kantor DPD PKS.
PKS merupakan partai pengusung Syafrudin saat Pilkada 2018 lalu.
“Yang pertama saya mengucapkan terimakasih atas penerimaannya kepada Pak Ketua dan jajaran, selanjutnya saya hadir di sini yang pertama silaturahmi, kemudian yang kedua safari politik kaitannya dengan Pilkada tahun 2024,” ujar Syafrudin, Senin 29 April 2024.
Syafrudin mengaku, dirinya ingin PKS kembali mengusungnya dan berkoalisi bersama PAN untuk pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024.
“Dan tentunya safari politik ini punya maksud dan tujuan, karena saya ini sudah pernah jadi Wali Kota lima tahun. Dan partai pengungsungnya dulu PKS, jadi saya minta juga PKS ini pada tahun 2024 ini sebagai partai pengusung. Adapun lain-lain dengan wakil dan sebagainya saya mempercayakan kepada partai pengungsung, baik PKS maupun yang lainnya,” katanya.
Syafrudin mengatakan, dirinya bersama PKS banyak melakukan pembahasan terkait permasalahan di Kota Serang.
Sebab menurutnya, selama lima tahun menjabat dinilai kurang dan masih banyak meninggalkan pekerjaan rumah (PR).
“Sebenarnya menurut RPMD itu sudah memenuhi, cukup. Karena menurut RPMD itu sudah 97 persen hanya kurang tiga persen, akan tetapi memang banyak yang harus kita lengkapi terutama di penataan kota. Kota Serang Ibukota Provinsi Banten di dalam penataan Kota Serang,” tuturnya.
Syafrudin menjelaskan, kekurangan Kota Serang saat ini tidak adanya kejelasan status sebagai ibukota Provinsi Banten. Padahal, apabila terdapat kejelasan status, maka Kota Serang akan mendapatkan anggaran yang lebih besar dibandingkan saat ini.
“Kami sebenarnya sudah upaya tapi sampai hari ini belum keluar undang-undangnya. Menjadi target itu pendanaan, kalau sudah ada undang-undang Kota Serang sebagai ibukota. Itu mungkin bukan miliaran lagi tapi triliunan,” ucapnya.
Selain itu, Syafrudin menyebutkan bahwa selama dirinya menjabat, PKS selalu ikut berkontribusi dalam program kemasyarakatan yang kemudian dituangkan ke dalam RPJMD.
-“Sebenarnya banyak, program kami itu adalah program dari partai koalisi yang tertuang dalam RPJMD. Kalau PKS salah satunya memberantas kemiskinan itu juga menjadi program kami,” katanya.
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor : Aas Arbi











