PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Selama periode Januari hingga April 2024, Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Pandeglang melakukan penanganan 17 ekor ular yang masuk ke rumah warga.
Kasi Pencegahan dan Pemadam Kebakaran BPBD-PK Pandeglang, Mohamad Ali mengatakan bahwa hewan reptil ular ini kerap kali muncul ke permukiman warga dikarenakan pengaruh cuaca yang kadang panas dan masuk musim penghujan.
“Ya ini dipengaruhi karena perubahan cuaca yang sekarang kelihatannya musim hujan, cuaca yang berubah-ubah. Alhasil reptil melata masuk ke permukiman rumah warga,” ungkapnya saat dikonfirmasi, Selasa 7 Mei 2024.
Dikatakannya, sejak dari awal Januari sampai April 2024 ini, pihaknya menangani sedikitnya mengevakuasi 17 hewan reptil ular yang dievakuasi berada di dalam rumah warga.
“Kami mengevakuasi tujuh belas ular dari rumah warga, ya jenisnya ular-ular tersebut 14 ular sanca dan 3 ular jenis cobra,” katanya.
Lanjutnya, karena hujan cuaca dingin sehingga mencari tempat yang bersuhu hangat seperti rumah-rumah. Selain itu juga karena habitat mereka juga sudah terganggu.
“Makanan sudah jarang ditemukan oleh hewan reptil ular itu, sehingga mereka mencari makan ke ternak milik warga,” ujarnya.
Ia menyampaikan, reptil ular ini lebih sering ditemukan di dalam rumah warga ketika tim BPBD-PK Pandeglang mengevakuasi.
“Lebih sering di rumah-rumah warga dan kandang ternak milik warga,” tuturnya.
Mohamad Ali menjelaskan, ular yang berhasil dievakuasi dari rumah warga tersebut, kemudian diserahkan ke BKSDA Banten untuk dilestarikan ke habitatnya.
“Ular yang kami dapati dan berhasil evakuasi dari rumah warga kami serahkan ke BKSDA,” jelasnya.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat Pandeglang agar tetap selalu berhati-hati ketika melihat hewan reptil tersebut, apabila menemukan di lingkungan sekitarnya agar untuk menghubungi BPBD-PK Pandeglang untuk dapat dievakuasi. (*)
Editor: Agus Priwandono











