LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Sebanyak 430 calon jemaah haji asal Kabupaten Lebak akan diberangkatkan dari Pendopo Lebak, Jumat dini hari sekira pukul 02 00 WIB, 24 Mei 2024.
Pemberangkatan gelombang pertama ratusan calon tamu Allah SWT, tergabung dalam Kelompok Penerbangan (Kloter) JKG 29 akan di lepas Penjabat (Pj) Bupati Iwan Kurniawan.
“Ya, kloter pertama rencanya akan di lepas Pj Bupati di Pendopo yang akan bertolak ke asrama Haji Pondok gede. Baru nantinya, take of dari bandara Soeta Sabtu 25 Mei sekira pukul 02.40 WIB,” kata Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umroh Kementerian agama (Kemenag) Lebak Baban Bahtiar, Kamis 23 Mei 2024.
Baban mengatakan, sebanyak 687 calon haji asal Lebak akan diberangkatkan untuk menunaikan rukun Islam ke lima pada pemberangkatan calon haji tahun 1445 H/ 2024 melalui tiga kloter pemberangkatan. Yaitu kloter JKG 29 sebanyak 430 orang, kloter JKG 34 sebanyak 225 orang dan kolter JKG 62 sebanyak 32 orang.
“Untuk pelepasan pertama jemaah haji di Pendopo Lebak 23 Mei, kemudian pemberangkatanbkedua pada pemberangkatan 25 Mei dan terakhir pada 6 Juni 2024,” jelasnya.
Sebelum pemberangkatan ke tanah suci, para calon jemaah haji ini telah mengikuti serangkaian tahapan mulai kesehatan sampai bimbingan manasik haji baik yang diselenggarakan oleh Kemenag Lebak maupun KBIH (Kelompok bimbingan Ibadah haji) yang diselenggarakan Minggu 5 Mei 2024.
“Saya mengimbau kepada ratusan jemaah hani untuk menjaga kondisi kesehatan. Sehingga, saat pemberangkatan dalam kondisi sehat,” imbuhnya.
Kepala Kemenag Lebak Badrusalam menambahkan, ibadah haji merupakan proses ibadah yang sangat berbeda dengan tata cara ibadah lainnya. Tidak hanya berbekal pengetahuan yang disyariatkan sebagaimana tuntunan dalam manasik tapi juga harus memiliki fisik dan mental selama menunaikan rukum islam ke lima ini.
“Tentunya, pada ibadah haji akan dipertemukan dengan para sahabat muslin dari berbagai belahan dunia yang sudah barang tentu memiliki perbedaan satu sama lain. Untuk itu, jamaah haji asal Lebak untuk senantiasa membangun rasa kasih sayang dan semangat kebersamaan untuk saling menghornati dan tak segan-segan saling tolong menolong,” katanya.
Dia uga meminta kepada pimpinan rombongan untuk senantiasa membingbing, membantu dan mengarahkan sebagaimana tugas dan fungsinya.
“Sehingga, para jemaah haji dapat melaksanakan ibadah dengan lancar sesuai aturan yang telah ditetapkan,” ujarnya. (*)
Editor: Bayu Mulyana











