SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pertanian (Distan) Provinsi Banten memastikan hewan kurban yang diperjualbelikan di wilayah Banten bebas dari penyakit seperti Antraks, Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) hingga LSD. Hal itu diketahui berdasarkan hasil monitoring yang dilakukan Distan Banten di sejumlah wilayah, jelang Hari Raya Idul Adha.
Kepala Distan Banten Agus M Tauchid mengatakan, menjelang Hari Raya Idul Adha, pihaknya terus melakukan pengetatan terhadap hewan ternak yang akan masuk ke wilayah Banten.
Ia mengakui, pada lebaran haji tahun ini jumlah hewan ternak yang dijadikan kurban meningkat dari tahun-tahun sebelumnya. Pada 2023 lalu, ada 63.470 ekor hewan kurban yang masuk wilayah Banten. Sementara untuk kebutuhan hewan kurban di tahun 2024 ini berjumlah 86.880 ekor.
“Kita pastikan tidak ada kasus antraks, PMK atau cacar alias LSD di Banten, karena kita sudah jauh hari melakukan antisipasi dengan pengetatan lalu lintas hewan ternak di perbatasan Banten, seperti di Pelabuhan Merak,” kata Agus Tauchid, Minggu 2 Juni 2024.
Agus mengatakan, Banten sendiri sudah dalam kondisi zero PMK maupun LSD. Hal itu tercapai dengan upaya Distan bersama stakeholder terkait dalam memberikan vaksinasi kepada hewan-hewan ternak di Banten.
Dikatakannya, untuk kembali memastikan hal tersebut, pihaknya aktif melakukan monitoring dengan menurunkan dokter hewan secara langsung ke sejumlah peternakan di Banten. Selain itu, pihaknya juga melakukan pengetatan dengan tidak memperbolehkan masuknya hewan ternak yang teridentifikasi terjangkit penyakit.
“Setiap hewan ternak yang akan masuk Banten itu kita periksa kondisi kesehatan dan berkas administasinya. Hewan ternak itu wajib memiliki surat keterangan kesehatan (SKK) yang menyebutkan bahwa hewan itu bebas antraks maupun penyakit lainnya,” kata Agus.
“Jika tidak mengantongi SKK, hewan itu dilarang masuk ke wilayah Banten,” tegasnya.
Dikatakannya, sudah menjadi tugas Pemerintah untuk memberikan keamanan dan kenyamanan kepada masyarakat khususnya mereka yang ingin berkurban.
“Bagi masyarakat yang ingin membeli hewan kurban bisa membeli di lapak yang sudah kami berikan stiker khusus yang menandakan hewan yang dijual di lapak tersebut dalam keadaan ASUH alias Aman, Sehat, Utuh dan Halal,” pungkasnya.
Editor: Mastur











