LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Kepadatan penumpang terjadi di Stasiun Rangkasbitung pada libur akhir pekan. Penumpang dari arah Jabotabek memadatai pintu keluar Stasiun Rangkasbitung, Minggu 2 Juni 2024.
Mayoritas penumpang yang datang dari wilayah Jabodetabek dan sekitarnya hendak berwisata ke Kabupaten Lebak.
Ridwan, salah seorang penumpang dari Tangerang, mengatakan, datang berkunjung ke Lebak melalui kereta karena lebih dekat dan cepat. Selain itu, ongkos yang murah menjadi pilihan untuk naik kereta.
“Kalau naik KRL ini lebih cepat, selain itu ongkos murah. Kebetulan libur akhir pekan ini, saya berkunjung ke Kabupaten Lebak untuk mengunjungi Baduy,” kata Ridwan.
Ia menjelaskan, memilih datang ke Lebak karena akses yang mudah dan tidak ribet. Sehingga lebih memilih kereta untuk berlibur bersama teman-temannya.
“Saya pribadi memilih ke Lebak untuk berkunjung ke Baduy, saya datang bersama kawan-kawan karena penasaran dan belum pernah ke Baduy,” ujarnya.
“Saya ingin melihat keasrian dan alam di Baduy. Selain itu banyak keunikan yang ada di Baduy,” sambungnya.
Hal yang sama diungkapkan Nazli, warga Jakarta. Katanya, ke Lebak menggunakan KRL untuk berkunjung ke Baduy.
“Tadi di dalam KRL memang cukup padat, khususnya arah ke Stasiun Rangkasbitung. Tadi juga ada beberapa yang turun di wilayah Maja dan Citeras,” tuturnya.
Ia menambahkan, kunjungannya ke Lebak karena ingin melihat keindahan alam BAduy dan keasrian alam yang masih terjaga.
“Baduy menjadi pilihan karena saya ingin merasakan dan melihat keindahan alamnya. Saya sudah tiga kali datang ke Baduy, tapi saya tetap ingin mengunjungi Baduy,” tukasnya.
Editor: Mastur











