SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Serang mengerahkan 60 personelnya untuk membantu pembangunan rumah milik lansia ibu Fiah (54) yang sempat viral, karena nyaris roboh.
Tagana bergerak atas dasar permintaan Kementerian Sosial (Kemensos) melalui Balai Galuh Pakuan dan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Lembang.
“Kami melaksanakan pembangunan rumah bu Fiah berawal dari saat rumah bu Fiah roboh. Lalu kita melakukan assesment dan langsung tembus laporan ke Kemensos melalui Balai Galuh Pakuan dan BBPPKS Lembang,” kata Abu Salim, Ketua Tagana Kota Serang, Rabu 5 Juni 2024.
“Kemudian Kemensos meminta kepada kami melalui Dinsos Provinsi dan Dinsos Kota Serang untuk membantu pembangunan rumah bu Fiah,” tambahnya.
Abu menjelaskan, pihaknya bergerak secara sukarela untuk membantu pembangunan rumah Fiah warga Kampung Kecacang, RT 01 TW 06, Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang.
“Dari itu semenjak 1 Juni 2024 bergerak mengerahkan anggota Tagana. Dari mulai nol kami bangun, dari awal pembongkaran tepat di tanggal 1 Juni kita melakukan pembongkaran. Sampai hari ini hari ke lima alhamdulillah sudah pasang kuda-kuda,” katanya.
Abu mengaku, pihaknya menargetkan untuk pengerjaan pembangunan rumah Fiah dilaksanakan selama tujuh hari, sampai rumah tersebut layak untuk dihuni.
“Target kami pembangunannya tujuh hari, kalau lebih dari itu nanti kita lakukan secara optimal dan maksimal. Harapan kami rumah bu Fiah ini bisa dihuni dengan layak,” tuturnya.
Namun demikian, Abu tak menutup kemungkinan pengerjaan pembangunan rumah bu Fiah tersebut bisa melewati target yang ditentukan. Soalnya, pembangunan tersebut dimulai dari awal kembali karena bahan bangunan rumah lama milik Fiah sudah tidak layak.
“Kalau dilihat sampai kepada standar kelayakan rumah itu tinggal dua hari lagi, namun kalau sekarang kami lihat bisa mencapai lima hari lagi. Ini ada 60 personel yang kami kerahkan untuk membantu pembangunan rumah bu Fiah,” ucapnya.
Sementara itu, Pj Walikota Serang Yedi Rahmat mengatakan, apabila dana Kemensos tidak mencukupi untuk renovasi rumah ibu Fiah, maka Pemkot Serang akan membantu semaksimal mungkin.
“Alhamdulillah kabarnya tadi bantuan dari Kemensos buat ibu Fiah sudah masuk ke rekening Rp20 juta. Tinggal nanti bisa digunakan untuk memperbaiki kondisi rumah yang mau rapuh ini. Tapi nanti kalau ada kekurangan kami juga siap bantu dari pemerintah Kota Serang,” katanya.
Yedi menuturkan, ibu Fiah hingga saat ini tidak termasuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (TDKS) Kemensos, sehingga tidak mendapatkan bantuan sosial dari Pemerintah Pusat, maupun Pemkot Serang.
“Nah kalau sekarang sudah masuk dan terdaftar, Insya Allah ke depan bantuan dari pemerintah pusat maupun pemerintah Kota Serang dipastikan bisa dirasakan manfaatnya oleh ibu Fiah sendiri,” tuturnya.
Sementara itu, Fiah mengaku bersyukur sudah didatangi oleh Pj Walikota Serang yang akan membantu merenovasi rumahnya yang nyari roboh.
“Alhamdulillah terimakasih-terimakasih pak Walikota saya sudah di bantu. Kadang saya suka nangis kalau solat, apalagi kalau hujan saya harus tidur di rumah warga. Mudahan-mudahan bisa cepat dibangun,” tuturnya. (*)
Reporter: Nahrul Muhilmi
Editor: Agung S Pambudi











