SERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Penjabat (Pj) Walikota Serang Yedi Rahmat kembali kunjungi masyarakat yang terkena penyakit kusta di Kampung Cibening, Kelurahan Bendung, Kecamatan Kasemen.
Saat meninjau, Yedi mengapresiasi tindakan Puskesmas Kilasah yang mampu mendampingi penderita kusta hingga saat ini dinyatakan sembuh.
“Alhamdulillah sudah di bawa ke Puskesmas dan rumah sakit, sekarang dinyatakan negatif dan sembuh. Ini obat-obatnya untuk pencegahan dan untuk daya tahan tubuh. Kalau pun obat habis pasti lapor ke Puskesmas,” ujar Yedi saat ditemui di lokasi pada Rabu 12 Juni 2024.
Yedi mengaku, pihaknya akan rutin turun ke masyarakat yang rawan terkena kusta atau bakteri _Mycobacterium Leprae_ (M.leprae), agar segera ditangani dengan cepat, sebagai bentuk pelayanan kesehatan terhadap masyarakat.
“Alhamdulillah ini juga masih tersedia dan kemungkinan beliau itu sembuh total. Kita doakan jadi jangan ada kusta di daerah kita. Kami berdoa kepada Yang Maha Kuasa, mudah-mudahan Kang Sobri diberikan kesehatan kesembuhan ya itu harapan kami,” katanya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Kilasah dr. Murni mengatakan, pihaknya sudah melakukan pendampingan secara khusus terhadap warga yang terkena kusta.
“Sudah tuntas pengobatan selama 1 tahun. Diperiksa lagi itu sudah sembuh, sudah tidak ada lagi bakterinya. Ibu pasien juga sama, tidak ada bakteri. Satu keluarga tidak ada bakterinya lagi,” katanya.
Murni mengaku, pihaknya sudah melakukan sosialisasi dan edukasi secara berkala kepada masyarakat terkait penyakit kusta tersebut.
“Hanya saja kan mungkin perlu support dari warga terkait hal tersebut, dan juga tentang kebersihan lingkungan supaya kita bersama-sama meningkatkan derajat kesehatan di wilayah Kota Serang khususnya di wilayah Kilasah,” tuturnya.
Menurutnya, sejak tahun 2023-2024, terdapat 16 kasus kusta di sejumlah kelurahan yang berada di Kecamatan Kasemen. Dari 16 kasus, dua diantaranya sudah dinyatakan sembuh.
Berdasarkan data terbaru Juni 2024. Kasus tersebut tersebar di beberapa kelurahan, di antaranya Kelurahan Kilasah tiga orang, Kelurahan Mesjid Priyayi tiga orang, Kelurahan Terumbu enam orang, dan Kelurahan Warung Jaud dua orang.
“Jadi di wilayah kelurahan itu kita ada 14 pasien atau penderita kusta untuk detail-detailnya ada datanya di sana. Ada yang sedang diobati, sudah kita handle semua pengobatannya selama satu tahun tidak boleh putus,” ujarnya.
Editor : Merwanda











