SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tak sampai 24 jam, jumlah pendaftar SMA dan SMK negeri di Banten pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun pelajaran 2024/2025 sudah mencapai 62 ribu orang.
Saat monitoring PPDB, Pj Gubernur Banten Al Muktabar mendapatkan laporan dari kepala sekolah bahwa jumlah pendaftar lebih banyak daripada daya tampung.
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten Lukman mengungkapkan, jumlah pendaftar SMA negeri pada hari pertama PPDB yakni Rabu, 19 Juni 2024 pukul 17.00 WIB sebanyak 34.736 orang.
Jumlah itu terdiri dari jalur zonasi 29.923 orang, jalur afirmasi 4.375 orang, dan jalur perpindahan orangtua 438 orang. Sedangkan pendaftar SMK negeri sebanyak 27.484 orang. “Total pendaftaran 62.220 orang,” ujar Lukman.
Usai monitoring PPDB di SMAN 6 Kota Serang, Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengatakan, kemarin pagi, jumlah pendaftar di jalur zonasi SMAN 6 Kota Serang sudah di atas 100 lebih. “Kalau tahun lalu menurut informasi dari kepala sekolah, yang mendaftar kurang lebih sekitar 600 orang, kemampuan sekolah menerima 400 orang,” ujarnya.
Untuk itu, Al mengaku pihaknya akan meninjau kembali apakah mungkin jumlah siswa yang diterima lebih dari daya tampung. “Keinginan kita bersama adalah jumlah pendaftar sama dengan jumlah penerima. Itu idealnya,” tutur Al.
Namun, lanjutnya, kalau kemampuan fasilitas pembelajarannya dan peraturan perundangan yang mengatur bahwa kemampuan sekolah kurang dari 600 siswa, berarti ada yang tidak diterima.
“Nah ada yang tidak diterima. Ini kan berarti anak-anak kita itu harus mendapat akses pada sekolah-sekolah lainnya, bisa swasta, bisa juga nanti setelah akhir dari proses pendaftaran kita cek semua sekolah mungkin ada yang jumlah kapasitas siswa mendaftar dan yang diterima masih ada ruang untuk bisa diterimakan lagi,” terang Al.
Sementara itu, di SMAN 1 Kota Serang, Al mendapatkan jumlah pendaftar jalur zonasi tadi pagi sudah sebanyak 284 orang. “Keinginan masyarakat untuk diterima di SMA 1 itu tinggi sekali. Ini harus kita perluas ke atas (bangunan tingkat-red). Sekarang menerima sudah 500-an mungkin nanti bisa 700 sampai 800 dengan pembangunan yang baru, berarti bisa menampung 1.200 atau kurang lebih sekitar itu. Karena biasanya kita hanya bisa menerima 40 persen dari jumlah pendaftar di SMA 1 ini,” ungkap Al.
Editor: Abdul Rozak










