TANGERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Kontingen Kota Tangerang menargetkan juara umum dalam ajang Pekan Paralympic Pelajar Daerah (Peparpeda) VIII Provinsi Banten tahun 2024. Tekad itu disampaikan Penjabat (Pj) Walikota Tangerang Dr. Nurdin di Ruang Patio, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (1/7).
Di sana, sebanyak 30 atlet disabilitas Kota Tangerang didampingi 8 pelatih, 10 asisten pelatih, 21 official, dan 1 manager ini dilepas secara resmi oleh Pj Walikota Tangerang Dr. Nurdin. Tekad itu didasari keyakinan dengan telah dilakukannya persiapan matang. Termasuk pembinaan intensif bagi para atlet dan ofisial.
“Saya melihat persiapan yang luar biasa dari para atlet dan official Kota Tangerang. Semangat juang mereka patut diacungi jempol. Di samping keahlian dan keterampilan, mereka menunjukkan tekad yang kuat untuk mengharumkan nama Kota Tangerang di kancah olahraga difabel,” ujar Pj Walikota Tangerang, Dr. Nurdin, dalam sambutannya.
Dr. Nurdin, juga berpesan kepada para atlet untuk tetap fokus dan pantang menyerah. Ia yakin dengan kerja keras dan kekompakan tim, target juara umum bukan hal yang mustahil untuk diraih.
“Di balik kondisi disabilitas yang mereka miliki, ada semangat luar biasa yang membara. Kondisi ini bukan menjadi halangan, tetapi justru menjadi pelecut semangat untuk terus berprestasi dan memberikan inspirasi bagi yang lainnya,” ucap Pj Walikota Pj Nurdin.
Dalam kesempatannya juga, Alumnus Universitas Indonesia ini, juga menyampaikan terima kasih atas dukungan berbagai pihak yang telah membantu kontingen Kota Tangerang, termasuk KONI Kota Tangerang, Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tangerang, dan seluruh masyarakat. Dr. Nurdin berharap dukungan ini dapat terus diberikan hingga Peparpeda selesai.
“Semoga apa yang kita cita-citakan bersama ini dapat tercapai. Mari kita doakan dan dukung para atlet Kota Tangerang agar dapat tampil maksimal dan membawa gelar juara umum,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dispora Kota Tangerang Kaonang menyampaikan, sebanyak 70 personel dari enam cabang olahraga yang akan bertanding pada PEPARPEDA VIII Banten 2024. Mereka akan bertanding selama 2-5 Juli 2024 di enam venue yang telah disiapkan.

“Kami melepas kontingen atlet PEPARPEDA VIII Banten terdiri dari 30 atlet, delapan pelatih, 10 asisten pelatih, 21 official, serta satu orang manager. Mereka akan berjuang untuk Kota Tangerang dalam PEPARPEDA VIII Banten yang akan dibuka esok hari di Tangerang Convention Center (TCC),” ujarnya.
Kaonang pun optimis, kontingen Kota Tangerang dapat meraih juara umum pada PEPARPEDA VIII Banten. Dirinya menargetkan, dari 60 medali emas, Kota Tangerang bisa meraih setidaknya 20 medali emas. Sehingga pencapaian ini bisa meningkat dari tahun sebelumnya yang hanya 15 medali emas.
“Tentunya kita harus memberikan semangat kepada para atlet Kota Tangerang agar dapat memberikan yang terbaik pada perhelatan PEPARPEDA VIII Banten. Harapannya penyelenggaraan ini dapat berjalan sukses, yakni sukses prestasi, sukses penyelenggaraan dan sukses administrasi,” ucap Kaonang.
Tak hanya itu, Kaonang juga mengungkapkan, seluruh kontingen Kota Tangerang juga mendapatkan BPJS Ketenagakerjaan. Pastinya ini juga merupakan komitmen Pemkot Tangerang dalam melindungi para atlet yang bertanding di setiap event untuk Kota Tangerang.
Sementara itu, Ketua National Paralympic Committee (NPC) Kota Tangerang Mohamad Subur mengatakan, seluruh atlet telah siap bertanding pada PEPARPEDA VIII Banten. Mereka telah mengikuti pembinaan serta pelatihan selama ini untuk dapat menampilkan performa yang terbaik untuk Kota Tangerang.
“Kami telah membina para atlet dari jauh-jauh hari, dari mulai penjaringan sampai terseleksi menjadi atlet yang akan bertanding di seluruh cabor yang dipertandingkan di PEPARPEDA VIII Banten 2024. Insyaallah mereka dapat memberikan yang terbaik untuk Kota Tangerang,” terang Subur.
Diketahui, venue yang digunakan ialah Stadion Benteng Reborn, Tirta Mas Modernland, GOR Dimyati, Yonif 203 Jatiuwung, GOR Koang Jaya, serta Hotel D’Prima yang menjadi penginapan bagi para atlet yang bertanding. (adv)
Reporter: Agung S Pambudi
Editor: Agung S Pambudi











