SERANG, RADARBANTEN.CO.ID-Dinas Pertanian (Distan) Banten mengungkapkan rendahnya serapan pupuk subsidi di Provinsi Banten. Bahkan, tercatat sedikitnya 178.833 petani di Banten hingga bulan Mei 2024 kemarin belum mengambil jatah pupuk subsidi.
Kepala Distan Banten Agus M Tauchid mengatakan, jumlah petani yang mendapatkan alokasi pupuk subsidi di Banten berjumlah 316.565 orang. Mereka telah terdaftar pada Sistem elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) penerimaan pupuk subsidi.
“Dari 316.565 petani itu, baru 44 persen diantaranya sudah menebus pupuk subsidi. Sementara 178.833 lainnya belum,” kata Agus M Tauchid kepada Radar Banten, Jumat 5 Juli 2024.
Agus menuturkan, Banten mendapatkan alokasi pupuk dari Kementrian Pertanian dengan jumlah yang cukup besar yakni mencapai 51.788 ton untuk pupuk subsidi jenis Urea dan 35.603 ton untuk NPK.
“Namun serapannya masih rendah yang mana Urea baru terserap 29.007 ton atau sekitar 32,77 persen, dan NPK sebanyak 20.259 ton atau sekitar 26,62 persen,”kata Agus.
Ia mengatakan, terdapat beberapa permasalahan yang menyebabkan rendahnya serapan pupuk subsidi itu, diantaranya yaitu karena tidak adanya stok ditingkat kios.
“Hari ini kita lakukan evaluasi dan ternyata salah satu penyebabnya adalah pupuk tidak cepat tersedia di kios, atau ketersediaan pupuk di Kios tidak selalu tersedia tepat dengan masa tanam petani,” pungkasnya. (*)
Reporter: Yusuf Permana
Editor: Agung S Pambudi











