• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Kabupaten Serang

Rumput Laut Gracilaria Dibudidaya di Tirtayasa, Miliki Potensi Ekonomi yang Tinggi

Ahmad Rizal Ramdhani by Ahmad Rizal Ramdhani
Minggu, 7 Juli 2024 14:48
in Kabupaten Serang
Rumput Laut Gracilaria Dibudidaya di Tirtayasa, Miliki Potensi Ekonomi yang Tinggi

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Masyarakat yang tinggal di Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, membudidayakan rumput laut jenis Glasiralia atau yang biasa disebut masyarakat sekitar sebagai rumput empang.

Budidaya rumput laut Gracilaria sendiri dilakukan dengan sistem polikultur, dimana di dalam empang terdapat tiga jenis yang dibudidayakan mulai dari bandeng, udang dan rumput laut Glasiralia.

RelatedPosts

Banyak Permohonan Air Bersih yang Masuk ke BPBD Kabupaten Serang

Banyak Permohonan Air Bersih yang Masuk ke BPBD Kabupaten Serang

Rabu, 16 September 2026 16:27
Diduga Berkaitan dengan Pembangkit Listrik, Brimob Periksa Air Sungai yang Keruh di Lebak

Diduga Berkaitan dengan Pembangkit Listrik, Brimob Periksa Air Sungai yang Keruh di Lebak

Rabu, 16 September 2026 15:59
Erupsi Gunung Anak Krakatau Jangan Jadi Momok Menakutkan, DPRD Dorong Wisata Edukasi Bencana

Erupsi Gunung Anak Krakatau Jangan Jadi Momok Menakutkan, DPRD Dorong Wisata Edukasi Bencana

Rabu, 16 September 2026 15:32
Kekeringan di Kabupaten Serang meluas

Kekeringan Terus Meluas, Pemkab Serang Siapkan Langkah Penanganan

Rabu, 16 September 2026 07:45

Sekretaris Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Serang, Rochyan Aglan mengatakan, ada dua jenis rumput laut yang dibudidayakan oleh para petani di Kabupaten Serang yakni Gracilaria dan Kotoni.

“Untuk Gracilaria dibudiayakan di dalam empang secara polikultur, ini tersebar di tiga kecamatan yakni Pontang, Tirtayasa dan Tananra, kalau untuk Kotoni di pesisir pantai dibudidayakan di pesisir pantai Lontar,” katanya, Minggu 7 Juli 2024.

Ia mengaku jika produksi untuk rumput laut Gracilaria Kabupaten Serang, memiliki jumlah produksi yang paling tinggi se-Provinsi Banten. Dimana mencapai 40 ribu ton setiap tahunnya. “Karena untuk Tangerang sudah mulai ada alih fungsi lahan, makanya kabupaten serang ini paling tinggi se-Banten,” tegasnya.

Di Kabupaten Serang Sendiri, ada sebanyak 1.350 hektare lahan yang digunakan untuk membudidaya bahkan baku untuk pembuatan agar-agar tersebut secara polikultur. 

“Tentunya dengan sistem polikultur akan mampu mendongkrak produksi, selain produksi rumput laut tapi ikan dan juga udang,” tegasnya.

Ia mengatakan, adanya masyarakat yang membudidayakan rumput laut gracilaria membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitar. Pasalnya, banyak masyarakat yang terlibat dalam proses penanaman, panen, penjemuran hingga nantinya penjualan. Untuk harga sendiri, gracilaria per kilogramnya berkisar Rp5-7 ribu rupiah.

“Biasanya kan yang nanam itu ga punya empang, dia kerjasama dengan yang punya empang. Lalu ada tim yang panen nanti, ada tim yang menjemur sampai ada tim yang ngangkut. Lalu di gudang ada tim yang peking lagi, jadi penyerapan tenaga kerjanya luar biasa,” terangnya.

Sementara itu, untuk periode tanam hingga panen, berkisar 40 hari, dimana selama penebaran bibit Bandeng, bisa melakukan dua kali panen untuk rumput laut gracilaria.

Lebih lanjut, ia mendorong agar nantinya gracilaria tersebut tidak hanya dijual dalam bentuk kering, tetapi juga dijual dalam bentuk olahan, sehingga makin meningkatkan perekonomian masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan lebih luas lagi.

“Tentunya kita harapkan agar nanti bisa dibuat dalam bentuk olahan sehingga bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang warga lontar yang bekerja sebagai tukang panen rumput laut grcilaria Kaswari mengaku jika dirinya biasanya diberi ongkos sebesar Rp1.500 per kilogramnya rupiah untuk rumput laut kering.

“Biasanya setengah bulan itu dapet 5 kwintal, yang kering, nanti ada yang dateng bakulnya ngambil,” tegasnya.

Ia mengaku jika ada sejumlah kendala yang dialami oleh pembudidaya rumput laut jenis Gracilaria. Salah satunya ialah ketika musim hujan tiba.

“Kalau hujan susah, kan ga bisa jemur. Selain itu jelek juga ke panen nya kalau musim hujan. Terus kalau air empangnya ga ngalir, itu jelek juga ke panen,” pungkasnya. (*)

Editor: Bayu Mulyana

Tags: bahan baku agar-agardiskan kabupaten seranggracilariakabupaten serangKecamatan TirtayasakotoniPemkab SerangPontangpotensi ekonomirumput empangRumput laut
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Ribuan Warga Serang Akan Bergerilya Menangkan Andra-Dimyati

Next Post

Pemkab Lebak Bersihkan Drainase Perkotaan Usai Banjir Rendam Kota Rangkasbitung

Next Post
Pemkab Lebak Bersihkan Drainase Perkotaan Usai Banjir Rendam Kota Rangkasbitung

Pemkab Lebak Bersihkan Drainase Perkotaan Usai Banjir Rendam Kota Rangkasbitung

Mutasi Polda Banten

Kapolda Banten Irjen Hengki Pimpin Sertijab Lima Pejabat Utama Polda

Selasa, 15 September 2026 12:49
Penipuan DPRD Banten

Anggota DPRD Banten Roni Mitra Dilaporkan ke Polda, Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp1,7 Miliar

Selasa, 15 September 2026 15:15
Penipuan proyek

Dijanjikan Proyek di Dinas Pendidikan Kota Serang, Kontraktor Kena Tipu Rp 70,5 Juta

Senin, 14 September 2026 17:44
Pelaku Curanmor

Hendak COD Motor Curian, Pelaku Curanmor Ditangkap Polsek Carenang di Tangerang

Senin, 14 September 2026 15:35

Pedagang Bawang Kena Tipu dengan Modus COD di Pasar Ciruas, Kerugian Capai Rp 32 Juta

Minggu, 13 September 2026 12:28
Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Visual Film Indonesia Disebut ‘Selevel Dunia’, Film Na Willa Bikin Warganet Penasaran

Selasa, 17 Maret 2026 14:02
Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Rangkaian Kegiatan Sosial Chandra Asri Group Selama Ramadhan, Salurkan Bantuan Sosial dan Fasilitasi Mudik Gratis

Selasa, 17 Maret 2026 13:49

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Dishub Cilegon Tindak Truk Angkutan Tambang yang Melintas di Jalan Kota

Dishub Cilegon Tindak Truk Angkutan Tambang yang Melintas di Jalan Kota

by Adam Fadillah
Rabu, 16 September 2026 16:34
0

Petugas Dishub Kota Cilegon menindak dan memberikan imbauan kepada pengemudi truk angkutan tambang yang melintas di jalan dalam kota pada...

Banyak Permohonan Air Bersih yang Masuk ke BPBD Kabupaten Serang

Banyak Permohonan Air Bersih yang Masuk ke BPBD Kabupaten Serang

by Ahmad Rizal Ramdhani
Rabu, 16 September 2026 16:27
0

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Ajat Sudrajat. (Foto : Rizal )

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.