• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Kabupaten Serang

Rumput Laut Gracilaria Dibudidaya di Tirtayasa, Miliki Potensi Ekonomi yang Tinggi

Ahmad Rizal Ramdhani by Ahmad Rizal Ramdhani
Minggu, 7 Juli 2024 14:48
in Kabupaten Serang
Rumput Laut Gracilaria Dibudidaya di Tirtayasa, Miliki Potensi Ekonomi yang Tinggi

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Masyarakat yang tinggal di Desa Lontar, Kecamatan Tirtayasa, Kabupaten Serang, membudidayakan rumput laut jenis Glasiralia atau yang biasa disebut masyarakat sekitar sebagai rumput empang.

Budidaya rumput laut Gracilaria sendiri dilakukan dengan sistem polikultur, dimana di dalam empang terdapat tiga jenis yang dibudidayakan mulai dari bandeng, udang dan rumput laut Glasiralia.

RelatedPosts

Perjalanan karir politik Ketua Fraksi PDI Perjuangan

Perjalanan Karir Ketua Fraksi PDIP Fatmawati, Dari Organisasi Perempuan dan Kegiatan Sosial hingga ke Kursi Legislatif

Kamis, 5 November 2026 17:42
Operasi Patuh Maung Hari Kesebelas, Polda Banten Perkuat Edukasi Tertib Berlalu Lintas

Operasi Patuh Maung Hari Kesebelas, Polda Banten Perkuat Edukasi Tertib Berlalu Lintas

Kamis, 5 November 2026 12:34
Komplotan Pembobol Toko Sembako Gasak Barang Dagangan di Cikande

Komplotan Pembobol Toko Sembako Gasak Barang Dagangan di Cikande

Kamis, 5 November 2026 07:40
Remaja 13 Tahun Tenggelam di Irigasi Cikeusal, Ditemukan Meninggal Dunia

Remaja 13 Tahun Tenggelam di Irigasi Cikeusal, Ditemukan Meninggal Dunia

Kamis, 5 November 2026 07:33

Sekretaris Dinas Perikanan (Diskan) Kabupaten Serang, Rochyan Aglan mengatakan, ada dua jenis rumput laut yang dibudidayakan oleh para petani di Kabupaten Serang yakni Gracilaria dan Kotoni.

“Untuk Gracilaria dibudiayakan di dalam empang secara polikultur, ini tersebar di tiga kecamatan yakni Pontang, Tirtayasa dan Tananra, kalau untuk Kotoni di pesisir pantai dibudidayakan di pesisir pantai Lontar,” katanya, Minggu 7 Juli 2024.

Ia mengaku jika produksi untuk rumput laut Gracilaria Kabupaten Serang, memiliki jumlah produksi yang paling tinggi se-Provinsi Banten. Dimana mencapai 40 ribu ton setiap tahunnya. “Karena untuk Tangerang sudah mulai ada alih fungsi lahan, makanya kabupaten serang ini paling tinggi se-Banten,” tegasnya.

Di Kabupaten Serang Sendiri, ada sebanyak 1.350 hektare lahan yang digunakan untuk membudidaya bahkan baku untuk pembuatan agar-agar tersebut secara polikultur. 

“Tentunya dengan sistem polikultur akan mampu mendongkrak produksi, selain produksi rumput laut tapi ikan dan juga udang,” tegasnya.

Ia mengatakan, adanya masyarakat yang membudidayakan rumput laut gracilaria membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitar. Pasalnya, banyak masyarakat yang terlibat dalam proses penanaman, panen, penjemuran hingga nantinya penjualan. Untuk harga sendiri, gracilaria per kilogramnya berkisar Rp5-7 ribu rupiah.

“Biasanya kan yang nanam itu ga punya empang, dia kerjasama dengan yang punya empang. Lalu ada tim yang panen nanti, ada tim yang menjemur sampai ada tim yang ngangkut. Lalu di gudang ada tim yang peking lagi, jadi penyerapan tenaga kerjanya luar biasa,” terangnya.

Sementara itu, untuk periode tanam hingga panen, berkisar 40 hari, dimana selama penebaran bibit Bandeng, bisa melakukan dua kali panen untuk rumput laut gracilaria.

Lebih lanjut, ia mendorong agar nantinya gracilaria tersebut tidak hanya dijual dalam bentuk kering, tetapi juga dijual dalam bentuk olahan, sehingga makin meningkatkan perekonomian masyarakat dan membuka lapangan pekerjaan lebih luas lagi.

“Tentunya kita harapkan agar nanti bisa dibuat dalam bentuk olahan sehingga bisa memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang warga lontar yang bekerja sebagai tukang panen rumput laut grcilaria Kaswari mengaku jika dirinya biasanya diberi ongkos sebesar Rp1.500 per kilogramnya rupiah untuk rumput laut kering.

“Biasanya setengah bulan itu dapet 5 kwintal, yang kering, nanti ada yang dateng bakulnya ngambil,” tegasnya.

Ia mengaku jika ada sejumlah kendala yang dialami oleh pembudidaya rumput laut jenis Gracilaria. Salah satunya ialah ketika musim hujan tiba.

“Kalau hujan susah, kan ga bisa jemur. Selain itu jelek juga ke panen nya kalau musim hujan. Terus kalau air empangnya ga ngalir, itu jelek juga ke panen,” pungkasnya. (*)

Editor: Bayu Mulyana

Tags: bahan baku agar-agardiskan kabupaten seranggracilariakabupaten serangKecamatan TirtayasakotoniPemkab SerangPontangpotensi ekonomirumput empangRumput laut
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Ribuan Warga Serang Akan Bergerilya Menangkan Andra-Dimyati

Next Post

Pemkab Lebak Bersihkan Drainase Perkotaan Usai Banjir Rendam Kota Rangkasbitung

Next Post
Pemkab Lebak Bersihkan Drainase Perkotaan Usai Banjir Rendam Kota Rangkasbitung

Pemkab Lebak Bersihkan Drainase Perkotaan Usai Banjir Rendam Kota Rangkasbitung

Mutasi Polda Banten

Tak Hanya Kapolresta Serang Kota, Dansat Brimob dan Direktur Resnarkoba Polda Banten Juga Diganti

Rabu, 4 November 2026 16:46
Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 4 November 2026 12:18
Stasiun Cipocok Kota Serang

Stasiun Cipocok Kota Serang Diusulkan Kembali Aktif

Rabu, 4 November 2026 16:34
Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Kamis, 5 November 2026 12:01
87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

Rabu, 4 November 2026 12:08
PPPK Paruh Waktu Cilegon

Kekurangan Pegawai, Pemkot Cilegon Pindahkan PPPK Paruh Waktu ke Sejumlah OPD

Rabu, 4 November 2026 14:10
Kejati Banten

Tiga Kejari di Banten Usut Dugaan Korupsi PKBM, Kajati: Sudah Penyidikan

Senin, 2 November 2026 12:49

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Marsen Sinaga

Dandim 0602/Serang Ajak Insan Media Perkuat Sinergitas

by Fahmi
Kamis, 5 November 2026 17:46
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Komandan Kodim (Dandim) 0602/Serang Kolonel Inf Marsen Sinaga mengajak insan pers memperkuat sinergi dan komunikasi dalam menyampaikan...

Perjalanan karir politik Ketua Fraksi PDI Perjuangan

Perjalanan Karir Ketua Fraksi PDIP Fatmawati, Dari Organisasi Perempuan dan Kegiatan Sosial hingga ke Kursi Legislatif

by Ahmad Rizal Ramdhani
Kamis, 5 November 2026 17:42
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID - Fatmawati, merupakan wanita kelahiran Desa Singamerta, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang pada 1968 silam. Ia merupakan politisi senior di...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.