KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID- Sebanyak 15 orang pekerja malam yang berada di wilayah Shangrilla, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang diajari cara mengolah makanan agar menjadi makanan yang siap untuk dijual.
Penjangkau Lapangan (PL) pada Yayasan Bina Muda Gemilang (BMG), Dede Sri Amelia mengatakan, sebanyak 15 orang yang berada di kawasan pantai Shangrilla, Desa Tanjung Anom ini diberikan ilmu cara mengolah makanan, yang siap di jual.
Praktek mengolah makanan tersebut dilakukan oleh Dinas Sosial Provinsi Banten yang bekerja sama dengan Yayasan BMG dan warga peduli AIDS (WPA) , bertujuan untuk mengubah kebiasaan mereka sebagai wanita malam agar menjadi seorang pengusaha kecil menengah, dengan bisa mengolah makanan yang siap jual.
Kata Dede, kegiatan ini dirasakan sangat bermanfaat sekali untuk mereka yang ingin berhenti dari dunia malam, dan beralih profesi sebagai penjual makanan.
“Jadi ke 15 orang ini memang sudah memutuskan untuk berhenti sebagai wanita malam, maka kami dan Dinas Sosial Provinsi Banten mendorong dengan melakukan kegiatan keterampilan dibidang tata boga,” ucapnya.
Dede bilang, dengan adanya pelatihan keterampilan dibidang tata boga ini, diharapkan nanti diluar wilayah ini, mereka bisa melakukan usaha dibidang kuliner.
‘Dan dasarnya, ada di pelatihan keterampilan yang selama lima hari kami berikan hingga senin esok,”terang Dede.
Dengan diajarkan tata boga seperti membuat kue, bolu dan olahan makanan dari ikan, bisa dipraktikkan langsung oleh mereka dalam berwirausaha, tanpa datang ke wilayah ini lagi.
Dede menambahkan, reaksi dari wanita malam terkait pelatihan ini sangat baik, dan mereka merasa berterima kasih kepada Dinas Sosial Provinsi Banten, yang telah melakukan pelatihan tata boga ini.
“Alhamdulillah respon mereka sangat antusias dalam kegiatan pelatihan keterampilan ini, dan semoga mereka bisa mengembangkan menjadi perolehan ekonomi mereka tanpa harus menjadi wanita malam,” pungkasnya.
Sementara itu, salah satu peserta pelatihan keterampilan tersebut berinisial SP, mengucapkan terima kasih kepada Dinas Sosial Provinsi Banten, yang telah mengadakan kegiatan keterampilan tata boga ini.
“Meski baru berjalan dua hari, saya banyak dapat inspirasi dalam membuat makanan, khususnya makanan kue dan bolu. Saya sudah bisa membuatnya dan nanti insyaallah akan buat dan saya jual,” singkatnya. (*)
Editor: Bayu Mulyana











