PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Meski masih belia, seorang pemuda bernama Tb Syahbana Rajasa (19) asal Kampung Tenjolaya, Kecamatan Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, berhasil dalam bisnis susu kurma.
Bisnis yang dibangun dengan nama merek Syahmir susu kurma ini diakui beromset hingga puluhan juta per bulan. Meski demikian, perjalanan untuk mencapai titik itu tidak dalam waktu singkat.
Tb Syahbana Rajasa mengungkap alasan utama dirinya memulai bisnis susu kurma adalah faktor ekonomi. Dengan modal awal sebesar Rp 200 ribu, ia berhasil membangun usaha yang kini telah berjalan selama tiga tahun sejak ia duduk di bangku kelas 2 SMA.
“Faktor ekonomi memang mendorong saya untuk memulai bisnis ini. Susu kurma ini sudah berjalan selama tiga tahun, dimulai saat saya masih di kelas 2 SMA dengan modal awal Rp 200 ribu untuk produksi 20 botol,” ujar Syahbana, Minggu, 14 Juli 2024.
Syahbana menambahkan, Pandeglang memiliki ciri khas berupa gula aren Cimanggu dan Cibaliung, yang turut membantu mengangkat nama daerah tersebut.
“Dengan begitu, saya bisa memberdayakan orang-orang untuk berkolaborasi. Susu kurma sudah terkenal di Indonesia, tetapi yang menjadi ciri khas produk saya adalah gula aren yang saya gunakan,” jelasnya.
Dalam memproduksi susu kurma, bahan-bahan yang digunakan adalah susu UHT maupun susu kambing etawa. Syahbana menyebutkan dalam sehari, ia biasanya memproduksi sekitar 70 botol susu kurma dengan harga per botol berkisar Rp 12.000 dan sudah memiliki sertifikat halal.
“Pasaran susu kurma ini mencakup sekolah-sekolah dan grosiran. Selain itu, ada juga permintaan dari orang-orang dewan dan teman-teman dekat. Pemasaran juga dilakukan secara online, bisa dilihat di Instagram @Syahmir.susukurma,” terangnya.
“Kalau ada pesanan banyak, saya biasanya dibantu sama teman, bisa bantu teman nambah penghasilan,” sambungnya.
Syahbana menambahkan, dari penjualan susu kurma, ia bisa menghasilkan omset sekitar Rp 3 juta per bulan.
“Sekitar 3 jutaan, lumayan untuk saya yang masih 19 tahun. Jadi kalau dihitung sejak 16 tahun, Alhamdulillah susu kurma banyak yang suka dan banyak yang mendukung,” tuturnya.
Ia berharap para pemuda saat ini bisa maju di dunia bisnis dan membuka pola pikir bahwa bisnis bukan sekedar jualan.
“Tetapi bisnis itu bisa membuka beberapa sektor dan membantu orang lain serta diri kita sendiri, sehingga bermanfaat untuk lingkungan,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda











