SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Penjabat (Pj) Gubernur Banten Al Muktabar menegaskan jika ribuan kursi Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang Sekolah Menengah Atas (SMA) tahun ajaran 2024-2025 yang kini belum terisi alias kosong diperuntukan untuk siswa afirmasi. Al mewarning agar tidak ada oknum yang memperjualbelikannya.
Seperti yang diketahui, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten mencatat terdapat 6.515 kursi PPDB jenjang SMA tahun ajaran 2024-2025 yang saat ini masih belum terisi. Ribuan kursi kosong itu banyaknya berada di wilayah Kabupaten Lebak.
“Saya ulang lagi bahwa prinsipnya bagi ruang kosong atau kursi kosong kita akan peruntukan sebesar-besarnya pada saudara-saudara kita yang kurang mampu, tapi itu akan kita cek On The Spot ke tempatnya. Kalau dia bilang belum mampu, kita datangin kita tanya kondisi realnya seperti apa,” kata Al Muktabar belum lama ini.
Al mengatakan, pengisian ribuan kursi kosong ini akan dilakukan secara transfaran, dan melibatkan pihak Inspektorat dalam hal pengawasannya.
“Kita menggunakan instrumen, kan ada tim, ada inspektorat. Nanti diperiksa, akan dibuktikan, jadi kita tidak menuduh saja, akan dibuktikan sesuai dengan proses yang terjadi,”kata Al Muktabar.
Seperti halnya di Kabupaten Tangerang, Al menyebut, Inspektorat saat ini tengah melakukan pemeriksaan terhadap salah satu sekolah negeri disana. Namun, ia tidak mengungkapkan isi dari materi pemeriksaan itu.
“Kita punya aturan, jadi kita menegakkan aturan,” ucapnya.
Jika pun ada oknum yang memperjualbelikannya, pria yang masih aktif menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Banten definitip ini meminta warga untuk melaporkan hal tersebut kepadanya secara langsung ataupun melalui media sosial.
“Jangan (takut melapor,-red) semua ada mekanismenya,” pungkasnya. (*)
Editor: Bayu Mulyana











