SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Mulai hari ini, Senin 15 Juli 2024, Polda Banten dan jajaran melaksanakan Operasi Patuh Maung 2024. Apel gelar pasukan telah dilaksanakan tadi pagi di Mapolda Banten.
Wakapolda Banten, Brigjen Pol Hengki yang mengatakan, apel gelar pasukan tersebut merupakan langkah Polda Banten untuk mewujudkan masyarakat yang tertib dan patuh hukum dalam berlalu lintas.
“Apel gelar pasukan ini merupakan langkah Polda Banten untuk mewujudkan masyarakat yang tertib dan patuh hukum dalam berlalu lintas,” ungkapnya saat memimpin apel.
Ia menjelaskan, apel gelar pasukan tersebut, juga sebagai sarana konsolidasi dan pengecekan personel berikut kelengkapannya. Dalam amanatnya juga, perwira tinggi Polri ini menyampaikan kepada personel Polda Banten untuk harus mengikuti modernisasi perkembangan alat transportasi pada era digital.
Tujuannya, agar bisa mengantisipasi segala dampak yang akan timbul dari perkembangan transportasi tersebut. “Modernisasi perkembangan alat trsnsportasi pada era digital ini harus diikuti dengan inovasi dan kinerja Polri khususnya Polisi lalu lintas, sehingga mampu mengantisipasi segala dampak yang akan timbul dari modernisasi transportasi tersebut,” ungkapnya.
Hengki mengatakan, terdapat enam penekanan yang harus dipedomani dan dilaksanakan oleh personel di lapangan. Keenamnya yakni, selalu berdoa sebelum melaksanakan tugas, bekerja dengan tulus dan ikhlas.
Kemudian, utamakan faktor keamanan dan keselamatan dengan mempedomani standar operasional prosedur, pedomani dan terapkan polda operasi patuh yang mengedepankan edukasi, persuasif, simpatik dan humanis.
Lalu, hindari pungli dan lakukan tugas operasi ini dengan baik tanpa menimbulkan komplain dari masyarakat, dalam melaksanakan penindakan kepada masyarakat yang melakukan pelanggaran agar lakukan secara profesional lakukan teguran dengan simpatik dan humanis.
“Jangan menyakiti hati masyarakat karena seyogyanya penegakan hukum yang baik akan berdampak pada kedisiplinan masyarakat agar tidak melakukan pelanggaran kembali, yang terakhir lakukan wasdal yang ketat agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang oleh personel yang dapat merusak citra Polri,” jelasnya.
Diakhir sambutannya, Hengki menyampaikan rasa terimakasih atas partisipasi segenap pihak dalam penyelenggaraan apel gelar pasukan operasi Patuh Maung 2024 tersebut.
“Saya mengucapkan banyak terimakasih atas partisipasi segenap pihak dalam penyelenggaraan apel gelar pasukan operasi Patuh Maung 2024 ini semoga pengabdian yang kita lakukan ini dengan penuh keikhlasan memperoleh nilai ibadah di hadapan tuhan yang maha kuasa,” tutur pria asal Way Kanan, Lampung ini.
Sementara itu, Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Leganek Mawardi menambahkan, Operasi Patuh Maung 2024 dilaksanakan mulai tanggal 15 Juli hingga 28 Juli 2024. Operasi ini menyasar sejumlah pelanggaran.
Pelanggaran tersebut yakni: kendaraan angkutan umum yang tidak layak operasional; kendaraan angkutan barang yang melebihi kapasitas; kendaraan yang tidak dilengkapi perlengkapan teknis (spion/lampu); penggunaan helm yang tidak standar.
Kemudian, kendaraan yang parkir tidak pada tempatnya; nomor kendaraan yang tidak standar; knalpot brong; berkendara dibawah umur. “Selain itu melawan arus dan berkendara dalam pengaruh alkohol atau narkoba,” tuturnya melalui flyer Instagram Bidhumas Polda Banten. (*)
Editor: Bayu Mulyana











