TANGERANG,RADARBANTEN.CO.ID-H. Ramin (30), warga negara asing (WNA) berkebangsaan Turki rela menjadi tukang cuci motor di wilayah Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.
Ramin rela jadi tukang cuci motor karena untuk membiayai kehidupannya di Kabupaten Tangerang.
Kepada RADARBANTEN. CO. ID, Ramin mengaku saat ini sebagai warga Migran asal Turki dan sudah 10 tahun menetap di Kabupaten Tangerang.
Dia juga mengaku tinggal di Kabupaten Tangerang lantaran dia takut adanya perperangan antara Israel dengan Palestina, yang dekat dari negaranya.
“Jadi, saya kerja di steam ini berkat temannya yang berkebangsaan Iran,” ujar Ramin, Rabu 17 Juli 2024.
Dia mengatakan, bahwa dalam aktivitas kerja di steam tersebut hasilnya dibagi dua dengan temannya itu.
Namun kata dia, dari hasil menjadi tukang cuci motor ini, tidak mencukupi untuk biaya kehidupannya di Kabupaten Tangerang.
“Karena, penghasilannya paling banyak hanya delapan motor saja per harinya, dan itupun dibagi dua sama temannya,”ucapnya.
Ramin membeberkan, dalam kebutuhan biaya hidup di Kabupaten Tangerang, dirinya harus mengeluarkan uang sebesar Rp800 ribu untuk biaya kontrakan per bulannya.
“Belum biaya makan dan yang lainnya,” beber ayah empat anak ini.
Kata Ramin, dengan penghasilan rata-rata Rp1,5 juta per bulannya, dia merasa tidak cukup. Namun Ia cukup-cukupkan saja.
Ramin juga bilang, dirinya tidak lama lagi akan pulang dan bermukim di Australia. Pasalnya, istri dan anak-anaknya berada di sana.
“Dalam waktu dekat ini saya akan bertolak ke Australia, karena istri dan anak-anak saya merupakan warga negara Australia. Dan saya juga akan menjadi warga negara sana, tinggal menunggu pengesahan saja,” pungkasnya. (*)
Reporter: Mulyadi
Editor: Agung S Pambudi












