LEBAK,RADARBANTEN.CO.ID-Viral dalam video yang diunggah Instagram inforangkasbitung, memperlihatkan seorang ODGJ menarik siswa SMP di salah satu sekolah di Rangkasbitung, hingga membuat siswa tersebut terjatuh, pada Senin 5 Agustus 2024 lalu.
Melihat kejadian tersebut beberapa warga menolong dan menarik ODGJ tersebut agar melepaskannya. Setelah ditolong beberapa warga akhirnya ODGJ melepaskan tarikannya dari anak tersebut.
Pasca keadian tersebut, beberapa warga memberikan berbagai respon agar Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Satpol PP mengamankan ODGJ tersebut. Diketahui aksi ODGJ sudah meresahkan karena sering membawa sebatang kayu dan golok.
Merespon kejadian tersebut, Kepala Bidang (Kabid) Tibum Tranmas Satpol PP Kabupaten Lebak Azis Ali Rosyid, mengatakan pihaknya sudah turun ke lokasi namun belum berhasil mengamankan ODGJ tersebut.
Lebih lanjut, pihaknya belum mendapatkan laporan terkait kejadian ODGJ yang meresahkan. Dirinya baru mengetahuinya saat viral di media sosial Instagram.
“Kemarin kita gak ada laporan, baru tau hari ini viral di medsos, ke TKP sdh tidak ditemukan ODGJ nya,” kata Azis kepada RADARBANTEN.CO.ID, Selasa 6 Agustus 2024.
Ia menjelaskan, terkait dengan penangan ODGJ tersebut pihaknya hanya mengamankan. Ia menuturkan untuk rehabilitasi nantinya akan dilakukan oleh Dinas Sosial (Dinsos) Lebak.
“Kita satpol penanganan sebatas mengamankan dan diteruskan ke dinas terkait untuk pembinaan lanjutannya dalam hal ini Dinsos,” tandasnya.
Sebelumnya, Chandra warga Muara Ciujung Barat mengatakan, jika ODGJ tersebut sering berdiam di sekitar Jalan Sunan Kalijaga dan Pasar Rangkasbitung. Keberadaanya juga membuat takut orang karena sering membawa sebatang kayu.
“Kita khawatir ya, karena takut mukul pake kayu. Apalagi kalo udah ada kejadian seperti ini, makin resah kita jadinya,” jelasnya.
Ia menuturkan, harus segera ada tindakan dari pemerintah untuk membawa ODGJ tersebut, karena kalo terus dibiarkan akan semakin meresahkan warga sekitar dan pengendara di jalan.
“Kalo dibiarkan terus bahaya juga, mengingat sudah anak sekolah yang diserang kaya gitu. Jadi khususnya Dinsos atau Satpol PP harus segera ambil tindakan,” tuturnya. (*)
Reporter: Nurandi
Editor: Agung S Pambudi











