PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Usai upacara memperingati HUT RI ke-79, Bupati Pandeglang Irna Narulita meluncurkan Wisata Kuliner Pandeglang Berkah, yang telah melalui proses revitalisasi selama dua pekan terakhir.
Acara launching atau peluncuran ini menandai kembali dibukanya kawasan wisata kuliner yang diharapkan dapat menjadi pusat UMKM dan menarik wisatawan.
Launching UMKM di Wisata Kuliner Pandeglang Berkah itu hadir unsur Forkopimda Pandeglang, Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat Rizki Aulia Natakusumah dan para pejabat di lingkungan Pemkab Pandeglang.
Dalam kesempatan itu, Bupati Pandeglang Irna Narulita menegaskan agar Pedagang Kaki Lima (PKL) yang selama ini berjualan di Alun-alun, dipindahkan ke Wisata Kuliner Pandeglang Berkah.
Menurut Irna Narulita, nanti untuk lokasi bisa digunakan disepanjang bahu jalan Bank Banten.
“Pol PP dan Kadis Prondag, tolong arahkan PKL dari Alun-alun ke Wisata Kuliner. Mohon izin Forkopimda untuk menggunakan pedestrian di sepanjang jalan Bank Banten,” ungkap Bupati Pandeglang Irna Narulita saat peluncuran Wisata Kuliner Pandeglang pada Sabtu 17 Agustus 2024.
Bupati Irna berharap, UMKM di Pandeglang dapat berkembang di area wisata kuliner ini. Ia juga mendorong dukungan dari musisi lokal untuk memeriahkan acara dan menghibur pengunjung.
“Kami membuka ruang untuk berwirausaha di tempat wisata kuliner ini. Kami juga memberikan apresiasi kepada musisi lokal,” harapnya.
Selama tiga bulan ke depan, pedagang UMKM di Wisata Kuliner Pandeglang akan dibebaskan dari retribusi. Bupati Irna juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan di lingkungan wisata kuliner tersebut.
“Dan tolong jaga kebersihan di lingkungan Wisata Kuliner ini,” tuturnya.
Irna Narulita menjelaskan, saat ini Wisata Kuliner Pandeglang Berkah baru dapat menampung 10 unit container untuk UMKM permanen. Sementara itu, beberapa UMKM lainnya masih menggunakan tenda.
Ia menambahkan pihaknya perlu mencari dana CSR untuk membangun tambahan minimal 30 container agar dapat menampung lebih banyak pelaku UMKM.
Terkait penggunaan area pedestrian, Bupati Irna menyampaikan bahwa akan ada batas waktu yang ditentukan sesuai aturan untuk berjualan di trotoar sekolah-sekolah dan area sekitarnya.
“Untuk yang berada di pedestrian, kami akan menentukan waktu tertentu sesuai dengan aturan. Misalnya, di sekitar SD 3, akan diatur jam-jam berjualan, terutama di pagi hari. Usaha mikro perlu dukungan waktu yang tepat untuk beroperasi, seperti di sore hari setelah jam kerja,” jelasnya.
Ia menekankan pentingnya perputaran ekonomi di Pandeglang melalui pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dapat membantu menggerakkan ekonomi lokal.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Pandeglang, Bunbun Buntaran mengatakan revitalisasi Wisata Kuliner Pandeglang Berkah yang baru saja diresmikan akan terus ditingkatkan fasilitasnya.
“Fasilitas di Wisata Kuliner Pandeglang Berkah akan terus ditingkatkan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan bagi pedagang UMKM. Kami akan memperbaiki dan menambah fasilitas seperti booth-booth atau container UMKM,” ujarnya.
Bunbun menambahkan, rencananya akan ada penambahan sekitar 25 tenda untuk menampung pelaku UMKM di area dalam. Sementara itu, area di sepanjang jalan Bank Jabar hingga depan gedung Golkar akan disediakan untuk berjualan.
“Di dalam area akan dipasang sekitar 25 tenda. Kami juga berencana menambah sekitar 75 tenda atau booth. Kami akan mendorong PKL dari Alun-alun untuk pindah ke sini,” jelasnya.
Untuk memaksimalkan kegiatan di Wisata Kuliner Pandeglang Berkah, Bunbun mengungkapkan bahwa pihaknya akan bekerja sama dengan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, termasuk Satpol PP untuk pengamanan dan penertiban, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk kebersihan, serta Dinas Perhubungan untuk rambu-rambu jalur perlintasan.
“Satpol PP akan terlibat dalam pengamanan dan penertiban untuk menjaga kebersihan. DLH akan fokus pada kebersihan sampah dengan pendekatan yang humanis, sedangkan Dinas Perhubungan akan menangani rambu-rambu jalur perlintasan,” paparnya.
Pihaknya berkomitmen untuk memaksimalkan upaya dalam menertibkan dan meramaikan Wisata Kuliner Pandeglang Berkah yang telah direvitalisasi untuk mendukung pelaku UMKM.
Diketahui sebelumnya juga 17 Agustus 2019 lalu telah diresmikan Wisata Kuliner Pandeglang Berkah sebagai pusat kuliner UMKM yang merupakan relokasi PKL Alun-alun Pandeglang.
Reporter: Moch Madani Prasetia
Editor: Aditya











