PANDEGLANG – Nelayan di Desa Teluk, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang meminta kepada pemerintah agar memperbaiki dermaga Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Higienis Pelabuhan Perikanan Pantai Labuan. Sebab dermaga TPI Higienis Labuan sudah puluhan tahun dalam kondisi rusak tanpa tersentuh oleh pemerintah.
Dermaga Labuan dibangun sekira tahun 2013 lalu. Pada tahun 2018 diterjang bencana tsunami dan mengalami kerusakan parah di tahun 2024 ini.
Salah satu nelayan Labuan, Handi meminta, kepada pemerintah agar dermaga Labuan ini segera diperbaiki.
“Kondisinya sudah rusak parah. Sehingga membuat kami kesulitan saat akan mendaratkan ikan dari kapal ke TPI Higienis Labuan,” katanya kepada RADARBANTEN.CO.ID, Rabu, 11 September 2024.
Menurut Handi, kondisi dermaga yang rusak seperti sekarang ini membuat aktivitas nelayan menjadi terganggu.
“Karena kita tidak dapat menyandarkan kapal ke dermaga. Sehingga membutuhkan tambahan tenaga orang saat akan mengangkut hasil tangkapan,” katanya.
Saat akan bongkar muat, ikan yang sudah dimasukan ke dalam tong harus ditarik oleh beberapa orang agar bisa dibawa ke TPI.
“Tentunya kita harus mengeluarkan biaya tambahan sebagai upah angkut. Kalau tidak begitu ya kita kesulitan karena jarak dari kapal ke dermaga itu ratusan meter sehingga sudah menjadi hal wajar memberikan upah,” katanya.
Handi berharap, kepada pemerintah dapat segera memperbaiki kondisi dermaga yang sudah lama dibiarkan rusak.
“Kalaupun nanti dibangun harapannya agar diperluas dengan menjorok kurang lebih 100 meter dari jarak saat ini. Agar posisinya berada di laut agak dalam sehingga lebih memudahkan kami saat bersandar,” katanya.
Reporter: Purnama Irawan
Editor: Aditya











