SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pelanggaran lalu lintas pada hari pertama Operasi Zebra Maung 2024 di wilayah hukum Polresta Serang Kota meningkat drastis. Jumlah pelanggaran yang ditindak petugas sebanyak 179 pengendara.
“Total ada 179 pengendara yang melanggar pada hari pertama Operasi Zebra Maung 2024,” ujar Ps Kasi Humas Polresta Serang Kota, Ipda Raden M Maulani, Selasa 15 Oktober 2024.
Raden mengatakan, jika dibandingkan pada tahun lalu, jumlah pelanggar yang ditindak sebanyak 52 pengendara. Jumlah tersebut mengalami kenaikan lebih dari 50 persen. “Kalau dilihat data meningkat 50 persen lebih dihari pertama,” katanya
Raden menjelaskan, dari 179 pelanggar tersebut, mayoritas pengendara dilakukan penindakan teguran. Jumlahnya yakni 137. Sedangkan sisanya, dilakukan penindakan dengan tilang. “Ditilang ada 40 pengendara,” ujarnya.
Berdasarkan jenis pelanggarannya sambung Raden didominasi oleh pengendara roda dua yang tidak menggunakan helm. Kemudian, ada juga kendaraan roda dua yang menggunakan knalpot yang tidak standar.
“Pelanggaran lain yang ditemukan yakni pengendara dibawah umur, menggunakan plat nomor palsu, kendaraan ODOL (kelebihan muatan-red) dan tidak menggunakan sabuk pengaman atau safety belt,” ungkapnya.
Raden menjelaskan, pelanggaran paling banyak dilakukan oleh pengendara roda dua. Selain itu, ada juga mobil barang dan penumpang. “Mendominasi tetap pengendara roda dua,” ujarnya.
Wakapolda Banten, Brigjen Pol Hengki mengatakan, dalam rangka menjalankan Operasi Zebra Maung 2024, Polda Banten dan jajaran mengerahkan 500 lebih personel. Mereka akan bertugas selama 14 hari terhitung sejak Senin kemarin hingga tanggal 14 Oktober 2024.
“Pada pelaksanaan Operasi Zebra Maung- 2024 kali ini, Polda Banten dan Polres jajaran menurunkan sebanyak 550 personel,” katanya.
Ia mengatakan, tujuan diadakannya operasi tersebut untuk menurunkan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban serta membangun kesadaran dan meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berlalu lintas.
“Operasi Zebra Maung 2024 merupakan operasi Harkamtibmas yang mengedepankan kegiatan edukatif, persuasif dan humanis serta penegakan hukum secara elektronik baik statis maupun mobile dan teguran simpatik,” katanya.
Ia juga mengatakan, operasi ini dalam rangka mendukung suksesnya pelatikan presiden/wakil presiden terpilih serta mengajak masyarakat untuk tertib berlalu lintas. “Demi terwujudnya kamseltibcarlantas yang aman dan nyaman,” ungkapnya.
Editor: Abdul Rozak











