TANGERANG,RADARBANTEN.CO.ID – Calon Wakil Bupati Tangerang nomor urut 02, Intan Nurul Hikmah, melakukan tatap muka dengan ratusan warga di Desa Tegal Kunir Lor, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, pada Selasa 29 Oktober 2024.
Dalam tatap muka tersebut dengan para pendukungnya, Intan Nurul Hikmah, memperkenalkan diri bahwa dirinya adalah putri H. Ismet Iskandar, seorang tokoh pembangunan dan mantan Bupati Tangerang, serta adik dari mantan Bupati Tangerang dua periode Ahmed Zaki Iskandar.
Kata Intan, di bawah kepemimpinan Ahmed Zaki Iskandar wilayah Kecamatan Mauk sudah mendunia berkat penataan wisata Ketapang Urban Aquaculture, yang sempat dikunjungi oleh 150 delegasi dari 9 negara yakni Indonesia, Timor Leste, Malaysia, Vietnam, Kamboja, Thailand, Filipina, Jepang, dan Korea Selatan, melalui event Internasional PEMSEA Network Of PNLG Forum 2022 kemarin.
“Saya ke sini karena Mauk ini kecamatan yang namanya sudah mendunia, go internasional,” ucap Intan Nurul Hikmah di hadapan ratusan warga.
Intan juga menyebut bahwa Kecamatan Mauk punya Ketapang atau biasa juga disebut Taman Ketapang atau Taman Mangrove.
Dimana kata Intan, Taman Mangrove ini sudah sudah dikenal di kancah internasional. Bahkan, camat dan beberapa penggagas Ketapang Urban Aquaculture atau Taman Mangrove pernah diundang ke Timur Tengah karena penataan keberhasilannya menata wilayah pesisir ini.
“Untuk itu jangan pernah malu, jangan rendah diri, jangan merasa terpojok bahwa ibu-ibu tinggal di Mauk. Sebab bu, Mauk itu namanya udah go internasional,” kata Intan.
Intan bilang, di Pilkada 2024 dirinya maju bersama Maesyal Rasyid sebagai Calon Bupati dan Wakil Bupati Tangerang. Dimana, dirinya menjadi calon pemimpin pertama di Kabupaten Tangerang yang berasal dari perempuan.
“Nah, mudah-mudahan kalau saya nanti jadi pimpinan di Kabupaten Tangerang. Semua urusan emak-emak ada tempat curhatnya. Dan saya siap menerima curhatan emak-emak yah,” terang Intan.
Intan juga mengatakan, jka Maesyal-Intan terpilih di Pilkada 2024, maka pihaknya akan memperluas program sekolah gratis dengan memberikan subsidi ke sekolah-sekolah swasta, termasuk SD dan SMP swasta yang ada di wilayah Kecamatan Mauk.
“Jadi ibu-ibu gak manyun lagi kalau tahun ajaran baru, bahkan nanti kedepannya gak ada lagi yang namanya pungli-pungli, nyogok-nyogok, masuk SMP negeri, yang ketahuan nyogok-nyogok diberhentiin nanti,” pungkas Intan
Reporter: Mulyadi
Editor: Agung S Pambudi











