CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Dua ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Cilegon disulap menjadi gerai koperasi, menyusul terbatasnya lahan untuk mendukung program Koperasi Kelurahan Merah Putih.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Cilegon, Edhi Hendarto, mengatakan pembangunan koperasi Merah Putih menjadi prioritas, meskipun dihadapkan pada keterbatasan lahan.
“Program ini memang jadi prioritas karena merupakan program Presiden. Harapannya disetiap kelurahan ada, tapi di Cilegon kita terkendala lahan,” ujarnya.
Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah memanfaatkan lahan yang sudah ada, termasuk RTH.
“Yang sudah dimanfaatkan itu di Taman Kecamatan Jombang dan satu lagi di RTH Tamansari, Merak,” jelasnya.
Ia menambahkan, pemanfaatan RTH tersebut telah melalui pertimbangan tata ruang.
Bahkan, jika program dinilai sebagai prioritas nasional, maka dimungkinkan adanya penyesuaian dalam peruntukan ruang.
“Saya sudah tanyakan ke tata ruang, kalau itu program prioritas bisa dilakukan perubahan dari sisi peruntukan,” katanya.
Setiap pembangunan koperasi diperkirakan membutuhkan lahan sekitar 1.000 meter persegi.
Dengan adanya pembangunan tersebut, tentu terjadi perubahan luasan fungsi lahan, termasuk pada area RTH yang dimanfaatkan.
Edhi menyebutkan, saat ini Kota Cilegon memiliki total 17 RTH dan baru dua yang digunakan untuk program KKMP.
Meski demikian, pihaknya tetap memiliki komitmen untuk menghadirkan ruang terbuka hijau di setiap kelurahan dan kecamatan sebagai bagian dari program Perkim.
Editor Daru











