SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Setelah melalui proses yang panjang, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang akhirnya mengumumkan pemenang sayembara desain masjid Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang, yang diadakan sejak 16 Agustus 2024 lalu.
Hasilnya, juara pertama sayembara diraih oleh kelompok arsitek profesional asal Jakarta, dan juara keduanya dimenangkan kelompok arsitek profesional asal Semarang dan Banyuwangi.
Bupati Serang Ratu Tatu Chasanah mengatakan, pemenang juara satu sayembara desain masjid agung dimenangkan oleh arsitek asal Jakarta. Mereka kemudian berhak memperoleh hadiah Rp70 juta dari Pemkab Serang ditambah Rp60 juta dari Bank BJB beserta piagam penghargaan.
Kemudian, untuk perolehan juara selanjutnya, hasilnya draw atau seri yang akhirnya hadiah itu dibagi dua, yang masing-masing pemenangnya dari kelompok arsitek profesional asal Semarang dan Banyuwangi, yang mendapatkan Rp27,5 juta dari Pemkab Serang dan Rp20 juta dari Bank BJB beserta piagam penghargaan.
“Tadinya kami menyiapkan hadiah juara satu, dua dan tiga. Namun setelah berjalannya waktu dari penilaian bahwa ada dua karya yang sama-sama memenuhi kriteria dan dinilai bagus, yang akhirnya disepakati draw atau seri maka hadiahnya dibagi dua biar adil. Sedangkan, juara satunya utuh mendapatkan hadiah yang ditentukan,” katanya, Rabu 30 Oktober 2024.
Tatu mengatakan, adanya sayembara desain masjid Puspemkab Serang ternyata mendapatkan respons yang sangat baik dari masyarakat. Terbukti ada 176 peserta dari seluruh wilayah di Indonesia yang ikut serta.
Mereka semua mengirimkan karya-karyanya, yang dinilai oleh dewan juri profesional yang berasal dari Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Provinsi Banten, akademisi, budayawan, unsur arsitek praktisi, dan Pemkab Serang.
“Artinya mereka sangat antusias ingin ikut berpartisipasi pada sayembara desain masjid ini, dengan total 176 peserta yang daftar dan hasilnya telah ditentukan. Antusias ini yang kami inginkan, supaya banyak pilihan dan tentunya didampingi juri profesional, Insyaallah hasil ini yang terbaik dari yang baik atas karya mereka terimakasih banyak,” ujarnya.
Tatu mengatakan, setelah ditemukan desain masjid Puspemkab Serang, selanjutnya Pemkab Serang akan membuat Detail Engineering Design (DED), sekaligus memetakan anggaran yang harus disiapkan.
Kemudian, ketika pembangunan masjid dimulai tentunya akan melibatkan pemenang juara pertama, atas sayembara desain masjid Puspemkab Serang.
“Setelah ini, tentunya DPUPR Kabupaten Serang membuat DED sekaligus berapa banyak anggaran yang harus dikeluarkan. Saya minta, mereka yang juara ini ikut dilibatkan, karena mereka yang lebih tahu punya desainnya, supaya tidak salah dan lebih sempurna,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penjurian Sayembara Desain Masjid Fauzan Noeman mengatakan, pada sayembara ini tentunya untuk mencari ide baru terhadap bangunan masjid, yang nampak modern namun tidak menghilangkan nuansa islami, budaya, dan ciri khas dari Kabupaten Serang.
“Ada kategorinya, kita meminta untuk ada ornamen ciri khas Kabupaten Serang ke dalam bangunan, lebih modern, tanpa menghilangkan nuansa islami. Insyaallah karya yang para pemenang ini, tidak meniru desain masjid lainnya, ini original betul-betul hasil dari daya pikir,” pungkasnya.
Editor: Mastur Huda











