PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Calon Bupati Pandeglang nomor urut 1 Fitron Nur Ikhsan menyoroti kinerja Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Kabupaten Pandeglang.
Menurut Fitron, kinerja OPD Kabupaten Pandeglang gagal fokus karena tidak hanya sebagai kepala OPD tetapi juga selaku Bimwil (Bimbingan Wilayah) kecamatan di Pandeglang.
Kinerja OPD disoroti Fitron Nur Ikhsan setelah ia bersama calon Wakilnya Diana Jayabaya membaca LKPJ Bupati tahun 2023 dan RPJMD tahun 2021-2026.
“Saya melihat ternyata banyak sekali isu dan permasalahan daerah yang harus kita selesaikan. Namun berulang dari tahun ke tahun,” katanya dalam debat publik kedua yang difasilitasi KPU Kabupaten Pandeglang, Jumat 15 November 2024.
Fitron menjelaskan, solusi sesungguhnya ada dalam visi dan misi semua calon (Paslon Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang) yang mengikuti debat kedua Pilkada Pandeglang.
Fitron berpikir, ternyata masalahnya bukan karena tidak memiliki kekayaan program selama ini. Tetapi yang tidak dimiliki di Kabupaten Pandeglang adalah fokus bekerja OPD.
“Dan juga OPD di Kabupaten Pandeglang itu sangat lelah,” katanya.
Fitron mengungkapkan, beberapa waktu lalu, ia melakukan asesmen kepada kepala dinas padahal beliau adalah Kepala Dinkes, tetapi beliau banyak bekerja di tempat lain. Hanya fokus di Kecamatan Labuan.
“Setelah saya tanya ibu sebagai apa, dia tidak menjawab tapi saya tahu dia sebagai Bimwil. Mengapa harus ada Bimwil agar mereka fokus bekerja untuk menyambungkan komunikasi di tingkat kecamatan,” katanya.
Jadi rupanya, setiap dinas ini dibagi Bimwil dan menurut Fitron, dalam menyelesaikan persoalan dan menjalankan program setidaknya ada konvergensi yang pertama bersifat spesifik. Jadi Dinas Kesehatan urusannya kesehatan tapi menyelenggarakan program konvergensi ini juga ada disebut sensitif.
“OPD lain bekerja untuk menyukseskan program kerja di OPD lainnya. Ini adalah persoalan birokrasi, sehingga kita tidak fokus,” tegasnya.
Editor: Mastur Huda











