SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memastikan, pembanguan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang merupakan salah satu program prioritas yang harus terus dilaksanakan dan diselesaikan.
Bupati Serang, Ratu Tatu Chasanah, mengatakan, percepatan pembangunan Puspemkab di Kecamatan Ciruas merupakan komitmen yang harus dilaksanakan, meskipun di tengah keterbatasan anggaran dan isu mengenai Bantuan Gubernur (Bangub) Bantenbyang akan dikurangi. Padahal, selama pembangunan Puspemkab Serang, Pemkab Serang bergantung pada dana Bangub.
“Kita tetap punya komitmen untuk bisa menyelesaikan segera Puspemkab Serang, walaupun ada informasi kalau bantuan Gubernur akan dikurangi dan itu biasanya slotnya dipakai untuk pembangunan Puspemkab,” katanya, Sabtu, 16 November 2024.
Ia mengaku, untuk menyiasati ketidakpastian Bangub, pihaknya telah mengalokasikan dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Serang Tahun Anggaran 2025 untuk pembangunan Puspemkab.
Sehingga, progres pembangunan Puspemkab bisa terus berjalan dan target pembangunannya bisa terealisasi.
“Khawatir Bangub benar-benar berubah, kita alihkan anggaran pembangunan ke APBD Kabupaten Serang, supaya para OPD bisa segera pindah, yang mana penyelesaian aset bisa dengan Pemkot Serang juga bisa segera diselesaikan,” ujarnya.
Untuk itu, OPD penghasil pajak dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Serang diminta untuk melakukan inovasi-inovasi, sehingga dapat menggali potensi pajak dan retribusi.
“Upayakan juga bisa jemput bola, jangan cuma menunggu, lebih proaktif lagi untuk tim Bapenda,” ujarnya.
Selain mengandalkan dari APBD Kabupaten Serang, Pemkab Serang terus berkomunikasi dengan Pemerintah Pusat agar bisa ikut membantu pembangunan Puspemkab melalui Dana Alokasi Umum (DAU).
“Karena DAU juga suka naik turun, dengan kita proaktif ke pusat, tahun ini lumayan ada tambahan,” ujarnya.
Rencananya akan ada 66 gedung yang dibangun di Puspemkab Serang. Terdiri dari, 27 gedung Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan sisanya gedung penunjang lainnya.
Saat ini, baru ada delapan gedung OPD yang sudah dibangun.
Editor: Agus Priwandono











