PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH) mencatat realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) hingga 14 November 2024 mencapai Rp2,27 miliar atau 61 persen dari target perubahan anggaran tahun 2024.
Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pandeglang, Winarno mengatakan, target PAD DLH ditetapkan sebesar Rp2,8 miliar. Namun, dalam perubahan anggaran 2024, target tersebut dinaikkan menjadi Rp3,5 miliar sedangkan realisasinya hingga kini mencapai Rp 2,27 miliar.
“Nah, nanti yang paling besar komposisinya di dalam retribusi pelayanan persampahan. Kontribusi terbesar berasal dari retribusi pelayanan persampahan,” ungkap Winarno diruang kerjanya, Kamis 21 November 2024.
Ia menjelaskan bahwa PAD tersebut berasal dari beberapa sektor, di antaranya retribusi pelayanan persampahan dan kebersihan, retribusi penyediaan serta penyedotan kakus, retribusi penyewaan tanah dan bangunan Alun-Alun, hingga retribusi pemakaian laboratorium.
“Keempat sumber retribusi ini memberikan kontribusi signifikan untuk mendukung pencapaian target PAD DLH hingga akhir tahun anggaran,” jelasnya.
Ia menambahkan, untuk retribusi yang dihasilkan dari kerja sama dengan Kabupaten Serang dan beberapa daerah lain di luar Pandeglang, berlaku hingga 31 Desember 2024. Sistem pembayaran retribusi tersebut dilakukan berdasarkan hasil pengukuran volume per meter kubik.
“Pembayarannya dilakukan seminggu sekali. Alhamdulillah, dari kerja sama itu kami menerima pemasukan sebesar Rp55 juta seminggu,” tambahnya.
DLH Pandeglang menargetkan PAD dari sektor retribusi dapat mencapai target hingga akhir tahun.
“Semoga sampai akhir Desember dapat terpenuhi, apalagi dengan pola penerimaan yang sudah terukur,” pungkasnya.
Editor: Abdul Rozak











