SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Anggota DPR RI dari Fraksi Gerindra, Annisa M.A. Mahesa, mengajak warga untuk mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam menyambut Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digelar secara serentak di Banten pada 27 November 2024.Ajakan ini disampaikannya setiap melakukan pertemuan dengan warga, seperti pada acara sosialisasi empat pilar kebangsaan yang dilakukan Annisa di kediamannya, Kompleks Depag Ciwaru, Cipocok Jaya, Kota Serang, Banten, Minggu, 24 November 2024.Annisa mengatakan, penghayatan dan pengamalan nilai-nilai Pancasila harus bisa menjadi sarana untuk menopang kokohnya integrasi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sebab, Pancasila merupakan ideologi bangsa dan dasar negara, sekaligus sebagai pandangan hidup bangsa ini.
Nilai-nilai Pancasila pun wajib diamalkan, sehingga keberadaannya bukan hanya sekadar simbol atau jargon belaka dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
“Berdiri kokohnya NKRI pada akhirnya berpulang pada apakah kita masih bersedia untuk mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan kita berbangsa dan bernegara,” ujar Annisa.
Dikatakannya, Pancasila memiliki lima nilai dan semuanya harus diimplementasikan dalam setiap kehidupan bermasyarakat, khususnya dalam menghadapi Pilkada serentak yang jadi pesta demokrasi rakyat lima tahunan ini.
“Pada setiap individu akan menjadikan mereka pribadi yang taat kepada Tuhan dan menumbuhkan rasa takut terhadap kekuasaan Tuhan. Dengan demikian, praktik kecurangan selama Pilkada dapat dihindari karena keyakinan bahwa setiap perbuatan berada dalam pengawasan Tuhan Yang Maha Esa,” kata Annisa saat mencontohkan pengamalan sila pertama Pancasila.
Ketika mencontohkan pengalamalan sila kedua Pancasila, kemanusian yang adil dan beradab, Wakil Rakyat dari Dapil Banten II ini menunjukkan wujud konkritnya. Yaitu, melalui upaya untuk menjalin hubungan yang baik antara pasangan calon satu dengan lainnya, tidak saling menjatuhkan, mengutamakan harkat dan martabat, dan tidak menjadikan perbedaan sebagai suatu masalah yang bisa memicu perpecahan.
Karena, menurut Annisa, pelaksanaan Pemilu pada hakekatnya untuk menumbuhkan dan menjaga rasa persatuan masyarakat.
Dengan adanya Pemilu, persatuan dan kesatuan dapat muncul dengan menciptakan adanya suasana Pemilu yang damai, aman, dan tidak terjadi konflik apapun.
“Ini merupakan wujud nyata dari pengamalan nilai-nilai Pancasila sila ketiga,” ungkapnya.
Annisa juga mengaitkan partisipasi masyarakat dalam memberikan suaranya di dalam Pilkada sebagai pengamalan sila keempat Pancasila, yakni kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan.
“Jadi apapun hasil perolehan suara dalam Pilkada, kita tidak dapat memaksakan kehendak dan hal itu sudah menjadi kesepakatan bersama. Karena rakyat memiliki hak dan wewenang dalam menentukan siapa yang berhak untuk menjadi pemimpinnya,” tuturnya.
Terakhir, Anggota DPR RI termuda ini menjelaskan perihal pengamalan sila kelima dalam Pilkada.
Ia menyebut, prinsip keadilan sosial bagi seluruh warga negara Indonesia menjadi pedoman bagi peserta dan pemilih dalam Pilkada untuk menjunjung tinggi keadilan.
Hal ini bisa diwujudkan, antara lain, melalui penegakan hukum pelanggaran Pilkada secara adil untuk seluruh peserta Pilkada tanpa ada kecualinya.
“Insya Allah, jika nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila itu dapat kita amalkan bersama dalam penyelenggaraan Pilkada, maka tujuan Pilkada yaitu melahirkan pemimpin yang berkualitas, yang benar-benar mengabdi untuk kepentingan rakyat, bangsa dan negara ini dapat terwujud,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











