LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID- Dalam menyambut libur Natal dan tahun baru (Nataru) Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Lebak akan menyiapkan ratusan personel yang disiagakan pada area destinasi wisata di seluruh Lebak. Saat ini Nataru hanya tinggal menghitung hari tentunya ribuan wisatawan dari Jabodetabek diprediksi akan berlibur ke wilayah Lebak dan sekitarnya.
Pesona wisata Lebak yang terkenal dengan wisata alamnya, menjadi daya pikat bagi para wisatawan yang berasal dari luar Lebak. Wisata alam seperti pantai Sawarna, pantai Bagedur, pantai Kelapa Warna, Baduy, Gunung Luhur, Wahana Air akan diserbu oleh ribuan wisatawan.
Kehadiran ribuan wisatawan tentunya menjadi keuntungan bagi pengelola wisata yang ada Lebak. Ribuan wisatawan diprediksi akan memadati area wistawa terutama pantai yang akan menjadi daya pikat tersendiri setiap liburan Nataru.
Kepala Disbudpar Lebak Imam Rismahayadin menyatakan, setelah menggelar rapat dan berkoordinasi dengan seluruh stakeholder pihaknya sudah menyiapkan segala personel dimulai dari Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis), Masyarakat Sadar Wisata (Masata), Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) dan Paguyuban Saija Adinda.
“Dan kita, siapkan relawan, yang kita siapkan tenaganya kurang lebih hampir 700 relawan. Itu terdiri dari Bawawista, Gempi, Masata, terus juga Pokdarwis, Saka Perwisata, dan juga Saijah Adinda. Jadi, relawan-relawan kita sudah dikoordinasikan, biasa setiap tahun kita itu rutin dalam menghadapi Nataru,” kata Imam kepada Radar Banten, Minggu (22/12).
Dijelaskannya, bahwa kehadiran relawan untuk memaksimalkan pelayanan dan menjaga keselamatan kepada para wisatawan yang berkunjung ke Lebak. Kehadiran ratusan relawan diharapkan mampu memberikan pelayanan yang lebih baik.
“Kita meminta bantuan mereka untuk ikut berpartisipasi dalam menyambut wisatawan yang akan datang ke wisata di Lebak,” ujarnya.
Imam juga menambahkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan BPBD Lebak dan Polres Lebak terkait dengan kondisi beberapa akses jalan ke wisata yang rusak dan juga kondisi cuaca ekstrem jelang libur Nataru.
“Dan kondisi saat ini seperti teman-teman ketahui, banyak beberapa ruas aksesibilitas jalan menuju destinasi wisata, seperti ke Gunung Luhur terus juga ke ke jalur Jahe ambles, terus kemarin alhamdulillah semua sudah ditangani,” pungkasnya.
Editor: Bayu Mulyana











