LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – Malam pergantian tahun baru biasanya menjadi puncak kunjungan wisatawan di destinasi pantai, namun hal tersebut tidak terjadi pada malam pergantian tahun 2025. Salah satu destinasi wisata unggulan di Kabupaten Lebak, Pantai Sawarna, mengalami penurunan jumlah pengunjung yang drastis.
Ketua Balawista Kabupaten Lebak, AM Erwin Komara Sukma, mengungkapkan bahwa hanya sekitar seribu pengunjung yang datang pada malam tahun baru dan hari pertama tahun 2025. “Malam tahun baru 2025 dan hari ini (1 Januari 2025), paling hanya seribu pengunjung, dari biasanya 20 ribu lebih pengunjung,” kata Erwin, Rabu, 1 Januari 2025.
Erwin juga menyebutkan bahwa penurunan kunjungan wisatawan tidak hanya terjadi di Pantai Sawarna, tetapi hampir semua pantai di Banten dan Jawa Barat juga mengalami hal serupa. “Ya, hampir semua destinasi wisata pantai seperti Pantai Pangandaran dan Carita juga sama sepi,” tambahnya.
Pengelola wisata pantai, menurut Erwin, mulai merasakan dampak penurunan ini sejak libur Natal dan libur sekolah. “Sebenarnya gejala turunnya pengunjung wisata pantai sudah terlihat saat libur Natal dan libur sekolah. Biasanya pengunjung setiap hari mencapai 5.000, kini hanya 500 pengunjung,” ujar Erwin.
Menurutnya, faktor utama penurunan kunjungan wisatawan adalah kondisi ekonomi masyarakat yang sedang lesu, yang berpengaruh pada daya beli. “Ditambah cuaca ekstrem, apalagi beberapa kota penyumbang wisatawan terbesar seperti Jakarta, Tangerang, Depok, Bekasi, dan Bogor, baru-baru ini dilanda banjir. Itu sangat berpengaruh. Para wisatawan kini lebih berhati-hati dalam melakukan perjalanan ke luar daerah,” jelasnya.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Lebak, Imam Rismahayadin, juga membenarkan penurunan drastis kunjungan wisatawan pada malam pergantian tahun baru 2025. “Fenomena tahun 2024, semua wisata pantai sepi, turun drastis kunjungannya, termasuk pada malam pergantian tahun baru,” katanya.
Editor : Merwanda











