KABUPATEN TANGERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Isra (37), adik sepupu Ilyas, pemilik rental mobil Makmur Jaya, yang tewas ditembak menyebut bahwa saat dilakukan pengejaran mobil Brio warna oranye ke wilayah Pandeglang, salah satu pelaku sudah menodongkan pistol sambil berteriak, “Sindikat nih sindikat!”.
“Jadi saat kami mengejar unit mobil Brio di Pandeglang itu, kami coba hampiri, eh malah ada mobil Calya warna hitam yang coba menodongkan senjata api ke kami sambil teriak “sindikat nih sindikat”,” terang Isra kepada RADARBANTEN.CO.ID, Jumat, 3 Januari 2025.
Isra, mengaku panik dan langsung mundur. Akan tetapi, pelaku yang menggunakan mobil Calya malah memundurkan mobilnya dan mencoba menabraknya hingga terpental.
“Kemudian dua mobil yang dikendarai pelaku tersebut kabur, namun terus kami kejar,” ujarnya.
Isra mengungkapkan, dalam pengejaran tersebut dirinya bersama enam yang lainnya berhenti di Polsek Cinangka untuk meminta pengawalan karena pelaku ini membawa senjata api.
Namun, kata Isra, anggota Polsek Cinangka yang berjaga mengaku belum ada perintah dari atasannya. Sehingga, Isra dan enam orang lainnya termasuk Ilyas kembali mengejar tanpa dibantu polisi karena pelaku takut keburu jauh.
“Nah, setelah itu dalam GPS yang terpasang, mobil Brio tersebut masuk tol dari pintu Tol Cilegon. Yang kami kira mau ke Anyer, tapi enggak taunya mobil tersebut mengarah ke arah Jakarta,” katanya.
Kemudian, Isra kembali mengejar melalui Tol Serang Barat dan mencoba meminta bantuan kepada paguyuban rental mobil yang terdekat.
“Dan terdeteksi mobil Brio tersebut berhenti di Rest Area KM 45 Balaraja, sehingga peristiwa tersebut terjadi,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











