SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Akibat diguyur hujan deras sejak sejak Rabu, 8 Januari 2024 malam, pemukiman warga yakni di perumahan Mata Raya, Desa Margasana, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang terendam banjir setinggi 50 hingga 80 centimeter.
Akibatnya, puluhan rumah warga terdapat dan mengakibatkan warga harus mengungsi baik ke rumah keluarga maupun ke musala.
Salah seorang warga Mata Raya, Yudi mengatakan, banjir terpantau mulai masuk ke area perumahan. Mulanya, air hanya menggenang di jalan raya.
“Awalnya pagi sekitar jam 7 tadi hanya di jalan saja, mungkin naik itu karena tanggul air di belakang jebol,” katanya saat ditemui di lokasi, Kamis 9 Januari 2024.
Ia mengatakan, ada kurang lebih sebanyak 50 rumah yang terdampak banjir. Bahkan ada sebagian besar warga yang berada di blok belakang hang memutuskan untuk mengungsi.
“Ada yang mengungsi ke rumah saudara, ada juga yang ke musola. Air masih tetap ga surut dan ga naik. Mudah-mudahan ga hujan sehingga bisa segera surut. Ketinggian sepinggang orang dewasa,” ujarnya.
Ia mengaku, banjir yang terjadi saat ini merupakan yang paling parah. Ia mengatakan, sebelumnya banjir yang terjadi di wilayah tersebut hanya sebatas menggenangi jalan raya saja.
“Ga pernah masuk ke dalam rumah, kalau ini parah. Memang hujan sudah terjadi sejak tadi malam deras banget,” ujarnya.
Ia berharap, agar nantinya ada penanganan yang dilakukan oleh pihak developer dan pemerintah agar banjir tidak kembali terjadi.
“Semoga tanggulnya bisa segera diperbaiki, sehingga tidak kembali menyebabkan banjir,” pungkasnya.
Reporter: Ahmad Rizal Ramdhani
Editor: Agung S Pambudi











