SERANG,RADARBANTEN.CO.ID-Realisasi APBN tahun 2024 di Banten sebesar Rp28,17 triliun. Realisasi belanja tahun 2024 lebih meningkat dibandingkan tahun 2023 yang sebesar Rp27,16 triliun.
Kepala Ditjen Perbendaharaan Provinsi Banten Suska mengatakan, tahun 2024, realisasi belanja Kementerian/Lembaga sebesar Rp10,29 triliun.
“Anggaran itu untuk pelaksanaan Pemilu, penyaluran berbagai program bansos, sarpras hankam, pembangunan infrastruktur, dan gaji ASN/TNI/Polri,” papar Suska saat Konferensi Pers APBNKita Regional Banten secara virtual, Senin, 20 Januari 2025.
Sementara, lanjut Suska, belanja transfer ke daerah sebesar Rp17,87 triliun. Anggaran itu terdiri dari DAU, DAK Fisik, DAK Non Fisik, dana bagi hasil, dan lain sebagainya.
Selama 2024, ia mengungkapkan, realisasi belanja barang meningkat. Hal itu terjadi karenan adanya pelaksanaan dan pengawasan Pemilu 2024 dan pembayaran bantuan operasional sekolah (BOS).
Tahun 2024, belanja barang yang dibiayai APBN di Banten mencapai Rp4.931,81 miliar. Anggaran itu diperuntukan bagi KPU senilai Rp1.202,19 miliar; Kementerian PUPR Rp795,74 miliar; Polri Rp431,37 miliar; Kemendikbudristek Rp294,94 miliar; dan Bawaslu Rp126,59 miliar.
Selain belanja barang, Suska mengatakan, APBN di Banten juga digunakan untuk belanja modal senilai Rp1.261,22 miliar serta belanja bansos Rp20,18 miliar.
“Realisasi belanja bansos meningkat (yoy), utamanya dipengaruhi oleh kenaikan jumlah penerima dan unit cost bantuan PIP/KIP kuliah tahun 2024,” terangnya.
Pada kesempatan itu, ia mengatakan, dukungan APBN tahun 2024 ke APBD melalui transfer ke daerah meningkat atau tumbuh 2,98 persen. Realisasi transfer ke daerah tahun 2024 sebesar Rp17.875,23 miliar. Sedangkan tahun 2023 sebesar Rp17.358,32 miliar.
Reporter : Rostinah
Editor: Agung S Pambudi











