TANGSEL, RADARBANTEN.CO.ID – Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wilayah Tangsel, Nindy Sabrina, memastikan bahwa pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Tangsel bukan bagian uji coba.
Ia mengatakan, sejak dimulainya program ini pada awal Januari hingga Februari 2025, Program MBG dilaksanakan secara penuh.
“Kami dari awal Januari hingga saat ini sudah melaksanakan Program MBG, jadi bukan uji coba lagi,” ujar Nindy saat dihubungi melalui sambungan telepon, Senin, 17 Februari 2025.
Nindy mengatakan, sampai saat ini sudah ada dua dapur umum mengelola MBG, yakni di kawasan perkantoran Lengkong Wetan dan di wilayah Ciputat Timur.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Tangsel, Deden Deni mengatakan, pihaknya mendapat informasi dari Badan Gizi Nasional akan ada penambahan dapur umum.
Menurutnya, pihaknya telah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional terkait upaya penambahan dapur umum tersebut.
“Untuk percepatan pelaksanaan Makan Bergizi Gratis, akan ada penambahan satu dapur umum lagi di wilayah Ciater, Serpong,” ujar Deden, pekan lalu.
Deden mengatakan, sejauh ini baru 6.000 lebih siswa mendapat layanan Program MBG.
“Di Serpong ada 220 lebih siswa dan di Ciputat Timur ada 2.800 lebih siswa,” jelas Deden.
Menurut Deden, penambahan dapur umum tersebut belum dapat diperkirakan. Namun, pembangunan dapur umum dipastikan selesai pada tahun ini.
Katanya, dapur umum yang akan dibangun akan mengakomodir maksimal 3.000 siswa dengan radius sekolah 5-6 kilometer dari dapur umum.
Editor: Agus Priwandono











