• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Pandeglang

Kasus Kekerasan Seksual di Pandeglang Awal 2025 Capai 18, Anak-anak Paling Rentan

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
Selasa, 18 Februari 2025 15:14
in Pandeglang
0
Kasus Kekerasan Seksual di Pandeglang Awal 2025 Capai 18, Anak-anak Paling Rentan
0
SHARES
131
VIEWS
Share on FacebookShare on TwitterShare On Whatsapp

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) melalui Unit Pelaksana Teknis Perlindungan Perempuan dan Anak (UPT PPA) Kabupaten Pandeglang mencatat kasus kekerasan seksual yang terjadi di Pandeglang selama Januari-Februari 2025.

Kepala UPT PPA pada DP2KBP3A Pandeglang, Mila Oktaviani, mengungkapkan bahwa dalam dua bulan pertama 2025, tercatat ada 18 kasus kekerasan seksual.

“Itu kita catat mulai dari awal Januari sampai Februari 2025, sekitar ada 18 kasus,” kata Mila saat dihubungi Radarbanten.co.id, pada Senin 17 Februari 2025.

Mila merinci jumlah kasus kekerasan seksual dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2022 tercatat 94 kasus, kemudian turun menjadi 64 kasus di 2023. Namun, pada 2024 angka itu kembali meningkat menjadi 72 kasus.

“Untuk 2025 ini sudah ada 18 kasus dalam periode yang sama,” sambungnya.

Menurutnya, korban kekerasan seksual berasal dari berbagai usia, mulai dari anak-anak di bawah 18 tahun hingga orang dewasa.

“Secara umum kasus terjadi di berbagai daerah, hanya saja banyak yang tidak terlihat, seperti fenomena gunung es,” katanya.

Faktor utama yang memicu terjadinya kasus kekerasan seksual di Pandeglang dipengaruhi oleh beberapa aspek, seperti sumber daya manusia (SDM), ekonomi, kurangnya pengawasan orangtua, serta lingkungan pergaulan.

“Korban juga perlu pendampingan hukum dan psikologis. Dengan adanya laporan, harapannya kasus ini tidak terus bertambah, dan masyarakat berani melaporkan jika terjadi kekerasan atau pelecehan seksual,” tuturnya.

Kelompok usia anak disebut sebagai yang paling rentan mengalami kekerasan seksual. Oleh karena itu, Mila menekankan pentingnya peran orangtua dalam mengawasi anak secara intens.

“Komunikasi antara anak dan orangtua harus terjalin baik agar pengawasan lebih optimal,” tambahnya.

Mila juga menyoroti bahwa pada 2024, jumlah kasus kekerasan seksual mengalami penurunan. Menurutnya, banyak pelaku telah diproses hukum dan menjalani persidangan.

“Yang juga penting adalah bagaimana kondisi korban setelah kejadian, apakah ada perubahan perilaku, mau bersosialisasi lagi, serta bagaimana kesehatan fisik dan lingkungan sosialnya,” jelasnya.

Sebagai upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual, pihaknya telah mengembangkan aplikasi Sicakep, yang memungkinkan masyarakat melaporkan kasus secara langsung. 

Editor: Bayu Mulyana

Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Benyamin Kembali Tegaskan Komitmennya Mengefesiensikan Anggaran

Next Post

GOR Cikupa Pandeglang Bakal Diresmikan Bupati Terpilih 

Next Post
GOR Cikupa Pandeglang Bakal Diresmikan Bupati Terpilih 

GOR Cikupa Pandeglang Bakal Diresmikan Bupati Terpilih 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Pendiri Kota Serang Ingatkan Makna Madani Jangan Jadi Sekat Pembangunan

by Nahrul Muhilmi
Senin, 10 Agustus 2026 18:11
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Tokoh pendiri Kota Serang, KH Matin Syarkowi, mengingatkan agar istilah Madani yang melekat dalam identitas Kota Serang...

Jelang Seleksi Sekda Cilegon, Dana Sujaksani Mengaku Tidak Ada Persiapan Khusus

by Adam Fadillah
Senin, 10 Agustus 2026 17:25
0

CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – Salah satu kandidat Sekretaris Daerah (Sekda) definitif Kota Cilegon, Dana Sujaksani, mengaku tidak melakukan persiapan khusus menjelang...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.