• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Humaniora

Viral Hashtag KaburAjaDulu, Alumni UIN Banten Ini Pilih Kerja di Australia

Haidaroh by Haidaroh
Selasa, 18 Februari 2025 06:40
in Humaniora, Sosial Budaya, Utama

Mohammad Arif Baehaqi, alumni UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang memilih bekerja di Australia.

RADARBANTEN.CO.ID – Hashtag KaburAjaDulu yang viral di kalangan milenial dan Gen Z, sebagai bentuk kekecewaan terhadap ketidakbecusan negara dalam mensejahterakan rakyatnya, juga dilakukan oleh alumni UIN Sultan Maulana Hasanuddin, Mohammad Arif Baehaqi.

Arif yang lulus kuliah pada 2020, merasa jengah dengan sistem perekrutan tenaga kerja di Provinsi Banten yang sarat dengan nepotisme dan percaloan, serta banyak keborokan lainnya di tubuh pemerintahan yang korup, memilih untuk kabur ke Kota Tasmania, Longford, Australia pada 2024.

RelatedPosts

Konsisten Berikan Nilai Tambah bagi Pemegang Saham, bank bjb Masuk Kategori High Dividend Indeks 52

Konsisten Berikan Nilai Tambah bagi Pemegang Saham, bank bjb Masuk Kategori High Dividend Indeks 52

Jumat, 6 November 2026 13:18
Korupsi PT ABM

Kejati Banten Bakal Kembangkan Kasus Dugaan Korupsi Pengelolaan Keuangan PT ABM Rp 6,82 Miliar

Rabu, 4 November 2026 16:03
Polresta Serang Kota

Cabuli Siswi TK, Guru SMK di Kota Serang Ditangkap Polisi

Rabu, 4 November 2026 14:56
curanmor Tangerang

Curi Motor di Tangerang, Tiga Pelaku Diburu dan Ditangkap di Pandeglang

Rabu, 4 November 2026 14:05

Ia bekerja di Tasmania Quality Meat, salah satu pabrik daging di Tasmania, Longford, Australia. Perusahaan yang bergerak di bidang pengolahan daging domba yang diekspor ke beberapa negara di Timur Tengah maupun Eropa.

Ia bekerja di departemen pemotongan (slaughter) sebagai junior trimmer. Pekerjaannya meliputi pemotongan dan pembersihan kotoran yang menempel di daging domba sebelum kemudian diproses ke chiller dan disimpan di freezer.

Arif menjelaskan, ada dua tipe pekerja di sana, yakni pekerja tetap (full-time worker) dan pekerja lepas (casual worker) yang masing-masingnya mendapatkan upah per jam. “Saya adalah pekerja lepas, dengan tarif $29,33 per jam,” jelasnya.

Hashtag KaburAjaDulu bagi Arif

Alumni Pendidikan Bahasa Inggris UIN Banten itu menilai, hashtag KaburAjaDulu merupakan sebuah tren yang terintegrasi atas kegelisahan milenial/Gen Z yang sengaja disuarakan atas dasar kekecewaan pribadi maupun kolektif karena kompetensi, kreativitas, dan integritas tidak terfasilitasi dengan layak di Indonesia.

“Ditambah dengan lapangan pekerjaan yang sulit dengan kualifikasi rumit, yang menuntut kesempurnaan dalam segala aspek, serta sarat dengan praktik suap dan nepotisme, juga standar upah yang relatif rendah. Bisa mencukupi, tapi tidak mensejahterakan, menjadi alasan kuat fenomena ini muncul,” katanya.

Hal ini pun, lanjut Arif, bisa diinterpretasikan sebagai bentuk perlawanan dan ketidakpercayaan generasi muda potensial yang muak dengan sistem politik di dalam negeri yang cenderung korup dan merampas kesejahteraan publik, yang berimbas pada tertutupnya peluang-peluang karier bagi generasi emas dan diambil alih oleh orang-orang titipan yang memiliki privilese tertentu.

“Mending kerja di luar negeri, membuka peluang karier internasional. Selain itu, mengembangkan keterampilan dan jaringan agar bisa terkoneksi lebih dekat dengan persaingan kerja di mancanegara. Juga merupakan peluang baik untuk berinvestasi jangka panjang, di mana apresiasi terhadap pekerja maupun pelajar terjalin baik di Australia,” ungkapnya.

Suka Duka Bekerja di Australia

Arif mengaku, keuntungan bekerja di Australia adalah peluang kerja terbuka lebar. Tidak ada kualifikasi ketat seperti di Indonesia, bahkan tidak ada batasan umur yang ekstrim seperti di Indonesia, di mana kakek-nenek masih bekerja, itu pemandangan biasa.

“Jika punya keterampilan, akan lebih diapresiasi. Kami pun terhubung dengan pekerja lintas negara di sini, suasana internasional,” ujarnya.

Sedangkan hal duka atau kekurangannya, bekerja di Australia adalah tentang kedisiplinan pekerjaannya yang sangat ketat dan melelahkan.

Untuk pekerja baru yang bekerja di sektor mana pun, setidaknya butuh waktu tiga hari hingga seminggu untuk beradaptasi dengan iklim bekerja di Australia, terutama untuk pekerjaan kasar.

Lalu, adaptasi cuaca dingin mulai dari 6°-11°C seperti di tempat Arif tinggal di Tasmania. Ada pula yang bersuhu 35°-43°C seperti di Sydney, atau beberapa tempat yang dekat dengan gurun.

“Terakhir, adaptasi makanan. Tidak semua makanan bisa kita makan di sini, terutama orang Indonesia yang terbiasa makan makanan yang kaya rempah, sedangkan tidak semua rempah yang kita butuhkan untuk masak tersedia di sini. Ditambah tidak ada warteg di outback atau daerah pedalaman. Jadi, diusahakan kita bisa memasak dan bertahan dengan bahan yang tersedia di sini. Kalau malas repot, ada juga bahan makanan siap saji yang bisa langsung dipanaskan di microwave atau di oven, tetapi otomatis lebih mahal harganya,” tuturnya.

Arif berharap, dengan viralnya hashtag KaburAjaDulu saat ini, menjadi semacam teguran bagi pemerintah agar mau berbenah dan memperbaiki sistem pemerintahan yang baik, yang mampu menciptakan peluang dan persaingan kerja yang sehat, sehingga kesejahteraan masyarakat bisa terwujud. 

Editor : Merwanda

Tags: Alumni UIN BantenArif BaehaqiAustraliabekerja di luar negeriGen ZKaburAjaDuluKesejahteraan rakyatMilenialPeluang Kerja Internasionalviral
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Hari Pertama Operasi, SPPG Sodong Salurkan 3.508 Makanan Bergizi Gratis untuk Pelajar dan Ibu Hamil

Next Post

Dugaan Penyimpangan APBDes Kabupaten Tangerang, Dosen UMT Soroti Peran Kepala Desa

Next Post

Dugaan Penyimpangan APBDes Kabupaten Tangerang, Dosen UMT Soroti Peran Kepala Desa

Mutasi Polda Banten

Tak Hanya Kapolresta Serang Kota, Dansat Brimob dan Direktur Resnarkoba Polda Banten Juga Diganti

Rabu, 4 November 2026 16:46
Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Ketua Komisi II DPRD Lebak Dilaporkan Dua Rekan Kerja ke Polda Banten

Kamis, 5 November 2026 12:01
Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Mendes Yandri Pastikan APBDes Tidak Dipotong untuk Membiayai Koperasi Desa Merah Putih

Rabu, 4 November 2026 12:18
dprd lebak

Dilaporkan ke Polda Banten Soal Penipuan, Ini Kata Ade Adriana Ketua Komisi II DPRD Lebak

Kamis, 5 November 2026 16:27
Dua Dalang Cilik Juara Nasional, Ternyata Berasal dari Pandeglang

Dua Dalang Cilik Juara Nasional, Ternyata Berasal dari Pandeglang

Kamis, 5 November 2026 11:22
87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

87 ASN Ikuti Seleksi Tujuh Jabatan Eselon II Pemkot Cilegon, Tiga Besar Segera Diserahkan

Rabu, 4 November 2026 12:08
PPPK Paruh Waktu Cilegon

Kekurangan Pegawai, Pemkot Cilegon Pindahkan PPPK Paruh Waktu ke Sejumlah OPD

Rabu, 4 November 2026 14:10

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Andra Soni Ingatkan Badan Publik Harus Terbuka, Bukan Hanya Saat Penilaian

Andra Soni Ingatkan Badan Publik Harus Terbuka, Bukan Hanya Saat Penilaian

by Yusuf Permana
Jumat, 6 November 2026 14:01
0

SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Keterbukaan informasi publik tidak boleh berhenti pada kegiatan penilaian maupun pemeringkatan badan publik. Transparansi harus menjadi bagian...

Perpustakaan Sekolah Diminta Jangan Hanya Jadi Tempat Pajangan Buku

Perpustakaan Sekolah Diminta Jangan Hanya Jadi Tempat Pajangan Buku

by Ahmad Rizal Ramdhani
Jumat, 6 November 2026 13:36
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang mendorong optimalisasi peran perpustakaan sekolah dalam meningkatkan kecerdasan kognitif siswa. Perpustakaan tidak boleh hanya memajang...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.