SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Lima remaja yang hendak melakukan tawuran di Kelapa Dua, Kelurahan Kagungan, Kecamatan Serang, Kota Serang ditangkap petugas Jatanras Satreskrim Polresta Serang Kota, Minggu dinihari 23 Februari 2025. Kelimanya ditangkap dengan barang bukti sejumlah senjata sajam jenis corbek.
Kasatreskrim Polresta Serang Kota, Kompol Salahuddin mengatakan, penangkapan kelima remaja tersebut berawal saat petugas Jatanras yang dipimpin Ipda Andri Setiawan melakukan patroli rutin.
Saat patroli tersebut, petugas mendapati para remaja yang berada di lokasi kejadian. “Kelimanya kami amankan saat anggota kami sedang melakukan patroli rutin,” katanya Minggu kemarin.
Salahuddin mengatakan, kelima remaja yang ditangkap di lokasi tersebut langsung dibawa ke Mapolresta Serang Kota untuk dilakukan pendataan dan pemanggilan terhadap orang tuanya.
“Kelima anak muda tersebut kami bawa ke Kantor Satreskrim Polresta Serkot (Serang Kota-red) untuk didata dan diberikan pembinaan,” ujar mantan Kapolsek Kramatwatu ini.
Salahuddin mengungkapkan, perbuatan kelima remaja tersebut sangat tidak dibenarkan. Mereka sudah mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat dan membahayakan. “Perbuatan mereka ini sangat tidak dibenarkan dan tentunya membahayakan,” katanya.
Salahuddin juga mengungkapkan, pihaknya memberikan dispensasi kepada remaja tersebut. Mereka tidak diproses pidana dan hanya diberitakan pembinaan.
“Kami kembalikan anak yang hendak terlibat tawuran kepada masing-masing orang tua agar dapat dilakukan pengawasan dan pembinaan melalui keluarga. Dan, anak-anak tersebut kami minta tidak ikut-ikutan geng motor dan aksi tawuran sebagaimana yang tertuang dalam surat pernyataan yang sudah dibuat,” katanya.
Kepala Tim Patroli Satgasus Printis Presisi Polresta Serang Kota, Ipda Najibullah menambahkan, jelang ramadan, kasus kenakalan remaja di wilayah hukum Polresta Serang Kota semakin marak terjadi.
Hampir setiap malam, Tim Patroli Satgasus Printis Presisi Polresta Serang Kota membubarkan dan menangkap para pelaku geng motor dan tawuran. “Hampir tiap malam kejadian,” tuturnya.
Editor: Bayu Mulyana











