• Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV
Home Pandeglang

Cegah Zat Berbahaya, Pemkab Pandeglang Awasi Ketat Peredaran Makanan di Pasar

Moch. Madani Prasetia by Moch. Madani Prasetia
Rabu, 5 Maret 2025 15:42
in Pandeglang
Cegah Zat Berbahaya, Pemkab Pandeglang Awasi Ketat Peredaran Makanan di Pasar

Pedagang di Pandeglang menjajakan berbagai macam makanan untuk takjil.

PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang mengintensifkan pengawasan peredaran makanan di pasar-pasar tradisional selama Ramadan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peredaran makanan yang mengandung zat berbahaya, seperti formalin dan boraks.

Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Industri Kabupaten Pandeglang Bunbun Buntaran mengatakan, pihaknya menggandeng Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk mengawasi peredaran makanan di wilayahnya. Langkah ini dilakukan guna memastikan makanan yang dijual di pasaran aman dikonsumsi masyarakat.

RelatedPosts

Tol Serang-Panimbang Diharapkan Dongkrak Ekonomi dan UMKM Kabupaten Pandeglang

Tol Serang-Panimbang Diharapkan Dongkrak Ekonomi dan UMKM Kabupaten Pandeglang

Minggu, 4 Oktober 2026 11:59
Reaktivasi Kereta Rangkasbitung-Labuan

DPRD Pandeglang Apresiasi Persiapan Trayek Dukung Reaktivasi Kereta

Sabtu, 3 Oktober 2026 17:23
Reaktivasi Kereta Rangkasbitung-Labuan

Dishub Pandeglang Siapkan Trayek Angkutan Dukung Reaktivasi Kereta Rangkasbitung-Labuan

Sabtu, 3 Oktober 2026 17:20
Program Bantuan Pusat Pandeglang

Kejari Pandeglang Soroti Kerawanan Program Bantuan Pusat

Sabtu, 3 Oktober 2026 17:16

Disebutkannya, dua petugas telah ditunjuk untuk berkoordinasi dalam melakukan uji sampel terhadap makanan yang dijual di pasar tradisional dan pusat kuliner.

“Kita sudah tunjuk dua orang untuk ikut dalam uji lab makanan. Tujuannya supaya tidak ada pedagang yang menggunakan bahan berbahaya,” kata Bunbun Buntaran, Selasa 4 Maret 2025.

Bunbun menegaskan, pengawasan ketat diperlukan untuk memastikan makanan yang dikonsumsi masyarakat bebas dari zat berbahaya seperti formalin, rhodamin B, dan boraks.

“Pemerintah bertanggung jawab atas keamanan pangan. Jangan sampai masyarakat mengonsumsi makanan yang tidak memenuhi standar kesehatan,” ujarnya.

Ia mengajak semua instansi terkait untuk bekerja sama dalam mengawasi peredaran makanan, terutama yang berpotensi mengandung zat berbahaya. Jika ada pedagang yang terbukti melanggar, sanksi tegas akan diberlakukan demi menjaga kesehatan masyarakat.

“Kita harus bisa memastikan produk pangan yang beredar aman dan bebas dari bahan berbahaya. Jika ada yang melanggar, segera tindak dan laporkan ke aparat penegak hukum sebagai efek jera,” tuturnya.

Bunbun menegaskan, tim pengawas makanan akan rutin turun ke lapangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap kualitas makanan. Langkah ini dilakukan agar masyarakat tidak khawatir saat membeli makanan di pasar atau agen makanan di Pandeglang.

“Semua produk pangan yang beredar harus dipastikan keamanannya. Pemeriksaan rutin wajib dilakukan agar kita tahu apakah makanan yang dijual sehat atau tidak,” ujarnya.

Terpisah, Sekretaris Fraksi Partai Demokrat DPRD Pandeglang, Syamsudin Aliandoni mendukung upaya pemerintah dalam mengawasi peredaran makanan yang mengandung zat berbahaya. Namun, ia menekankan agar pengawasan tidak hanya dilakukan saat Ramadan, melainkan secara berkala sepanjang tahun.

Menurut Syamsudin, masyarakat juga harus lebih selektif dalam membeli makanan di pasar. Jika menemukan indikasi makanan mengandung zat berbahaya, ia mendorong warga untuk segera melaporkannya ke instansi terkait.

“Setiap bahan pangan, baik segar maupun olahan, berpotensi mengandung residu bahan kimia berbahaya yang dapat mengancam kesehatan. Tim pengawas yang dibentuk harus menjalankan tugasnya dengan baik sesuai kewenangan masing-masing,” jelasnya.

Ia berharap pengawasan yang lebih ketat dapat memastikan keamanan pangan bagi masyarakat serta memberikan efek jera bagi pedagang yang masih menggunakan bahan berbahaya dalam produknya.

Reporter: Moch Madani Prasetia
Caption: Suasana pedagang di Pandeglang takjil menjajakan berbagai macam Kuliner/Moch Madani Prasetia

Tag: Pandeglang, Kabupaten Pandeglang, jajanan, makanan, zat berbahaya, pengawasan makanan, Diskoperindag Pandeglang, kesehatan, BPOM

Tags: : PandeglangDiskoperindag PandeglangKesehatanMakananpengawasan makanantakjilzat berbahaya
Plugin Install : Subscribe Push Notification need OneSignal plugin to be installed.
Previous Post

Dinkes Catat 21 Laporan Kesehatan Ringan Korban Banjir Kota Tangerang

Next Post

Banjir di Kampung Candulan Kota Tangerang Masih Satu Meter Lebih

Next Post
Banjir di Kampung Candulan Kota Tangerang Masih Satu Meter Lebih

Banjir di Kampung Candulan Kota Tangerang Masih Satu Meter Lebih

Suyudi Ario Seto

Keluarga Besar Ibunda Suyudi Ario Seto Gelar Tasyakuran di Pandeglang

Kamis, 1 Oktober 2026 18:02
Pergantian pejabat eselon II

Bupati Tangerang Rotasi Pejabat, Ana Supriatna Dicopot dari Jabatan Kasatpol PP

Sabtu, 3 Oktober 2026 07:35
elektrifikasi KRL Rangkasbitung-Merak

KRL Rangkasbitung-Merak Bakal Dielektrifikasi, Pemprov Banten Siapkan Studi Kelayakan

Jumat, 2 Oktober 2026 17:37
Suyudi Ario Seto gemar makan jojorong

Keluarga Komjen Suyudi Ungkap Kebiasaan Sang Jenderal Saat Berkunjung ke Rangkasbitung

Kamis, 1 Oktober 2026 14:25
Kapolda Banten Hendra Kurniawan

Kapolri Promosikan Brigjen Pol Hendra Kurniawan Sebagai Kapolda Banten

Sabtu, 3 Oktober 2026 11:43
Tol Serang-Panimbang

Wakil Bupati Pandeglang Nilai Pintu Tol Bojong Sebagai Pembuka Isolasi Ekonomi Banten Selatan

Jumat, 2 Oktober 2026 13:50
Ibu Kota Provinsi Banten

Usulan Kota Serang Jadi Ibu Kota Masuk Kemendagri

Sabtu, 3 Oktober 2026 11:10

Ikuti Kami

Facebook Instagram X-twitter Youtube
Gates of Olympus

Kanal

News

Redaksi

Peluang Usaha

Viral

Inspirasi

Love Story

Olahraga

News Video

Serba Serbi

E-Paper

Tekno

Pedoman Pemberitaan

Indeks

Tutorial

Pilihan Editor

Daan Mogot

‎‎BPK Banten dan Kremov Pictures Gelar Gala Premiere Film Daan Mogot: Tragedi Senja di Lengkong

by Haidaroh
Minggu, 4 Oktober 2026 19:03
0

‎RADARBANTEN.CO.ID — Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Banten bersama Kremov Pictures resmi menggelar Gala Premiere film sejarah Daan Mogot: Tragedi Senja...

OMI Provinsi Banten

MTs Negeri 1 Serang Kirim 2 Peserta di Ajang OMI Tingkat Provinsi Banten

by Ahmad Rizal Ramdhani
Minggu, 4 Oktober 2026 18:48
0

SERANG,RADARBANTEN.CO.ID - Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 1 Serang mengirimkan sebanyak dua orang perwakilan yang merupakan siswa-siswi terbaik untuk ikut serta...

No Result
View All Result
  • Berita Utama
  • Kota Serang
  • Kabupaten Serang
  • Pandeglang
  • Lebak
  • Tangerang
  • Cilegon
  • Hukum
  • Olahraga
  • Humaniora
  • Info Bhayangkara
  • Info Adhyaksa
  • Komunitas
  • Persona
  • Catatan SEKAM
  • E-Paper
  • Radar Banten TV

© 2026 RadarBanten.