SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang memperkirakan, setidaknya ada delapan Proyek Strategis Nasional (PSN) yang akan dilaksanakan di Kabupaten Serang.
Hal itu berdasarkan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029.
Kepala Bidang Perencanaan Pengendalian Evaluasi Pembangunan Daerah (P2EPD) pada Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kabupaten Serang, Agus Firdaus, mengatakan bahwa secara khusus, pihaknya belum mendapatkan informasi resmi dari Pemerintah Pusat mengenai PSN apa saja yang akan dilaksanakan di Kabupaten Serang.
Namun, ketika membaca RPJMN 2025-2029, ada delapan PSN yang kemungkinan akan dikerjakan di Kabupaten Serang. Satu PSN di antaranya telah tuntas dilaksanakan.
“Pertama soal Makan Bergizi Gratis, lalu ada revitalisasi sarana prasarana sekolah dan madrasah, giant sea wall Serang Utara, hilirisasi rumput laut di Banten, khususnya di Kabupaten Serang, kami belum dapat informasi,” ungkapnya, Senin, 10 Maret 2025.
PSN lain yang kemungkinan akan dilaksanakan di Kabupaten Serang adalah hilirisasi nikel, timah, bauksit dan tembaga, yang penggunanya ada dia area industri Kabupaten Serang.
“Ada juga perluasan MRT Jakarta, ini masih perlu dipastikan lagi wilayah Banten apakah sampai ke Kabupaten Serang atau tidak. Lalu ada lanjutan Tol Serang-Panimbang, di Kabupaten Serang sudah selesai, dan terakhir ada pembangunan tiga juta rumah MBR oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman. Informasi yang kami terima Kabupaten Serang dapat alokasinya,” ujar Agus.
Ia mengatakan, PSN seluruhnya dikerjakan oleh Pemerintah Pusat. Pemerintah daerah hanya menerima dan akan memasukkan PSN tersebut ke dalam dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
“Nanti masuknya di RPJMD baru setelah PSU. Pemerintah daerah sifatnya terima ketentuan dari pusat saja, beberapa PSN yang bersifat nasional seperti MBG dan perbaikan sarpras sekolah juga nanti masuknya di RPJMD yang baru 2025-2029,” ujarnya.
Agus mengaku, masih menunggu informasi lebih lanjut mengenai kapan rencana PSN tersebut akan mulai dilaksanakan di Kabupaten Serang.
“Kita menunggu informasi pastinya dan mekanismenya, belum ada tembusan perintah,” tegasnya.
Biasanya, apabila PSN tersebut akan dimulai, akan ada informasi berupa surat sosialisasi yang diberikan kepada pemerintah daerah.
Agus menilai, PSN di Kabupaten Serang akan berdampak luas bagi pemerintah daerah, khusunya dalam penurunan pengangguran terbuka.
“Adanya PSN juga berdampak pada laju pertumbuhan ekonomi dan secara tidak langsung menurunkan angka kemiskinan,” pungkasnya.
Editor: Agus Priwandono











