PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Pedagang buah di Kabupaten Pandeglang meraup untung selama bulan suci Ramadan. Peningkatan ini dipicu oleh tingginya konsumsi buah sebagai sumber vitamin serta bahan utama es buah segar untuk berbuka puasa
Dari pantauan di lapangan menunjukkan beragam buah-buahan tersusun rapi di lapak-lapak pedagang di Jalan Jenderal Ahmad Yani, tepatnya di samping Sukarela Pandeglang.
Penjual buah, Mudi mengaku omzetnya meningkat sekitar 30 persen selama bulan Ramadan dibandingkan hari biasa. Ia menyebut melon dan buah naga menjadi komoditas paling diburu pembeli.
“Iya, kalau bulan Ramadan Alhamdulillah ada peningkatan. Saya jual berbagai macam buah,” kata Mudi, pada Minggu 9 Maret 2025.
Menurutnya, dalam sehari ia bisa menjual hingga 2 kuintal buah naga dan 1 kuintal melon.
“Kalau dibandingkan dengan hari biasa, jauh banget bedanya. Ramadan tahun ini juga lumayan bagus dibanding tahun lalu,” ujarnya.
Untuk harga, Mudi mengatakan buah melon saat ini dijual Rp20 ribu per kilogram, alpukat berkisar Rp25 ribu hingga Rp30 ribu per kilogram tergantung ukuran, dan buah naga Rp25 ribu per kilogram.
Ia juga mengungkapkan bahwa harga buah-buahan selama Ramadan mengalami kenaikan.
“Sekarang harga buah lagi mahal, misalnya buah naga sebelumnya Rp23 ribu, sekarang naik jadi Rp25 ribu per kilogram,” tuturnya.
Sementara, salah satu pembeli, Arini mengaku rutin membeli buah-buahan selama bulan Ramadan untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. Selain dimakan langsung, buah juga diolah menjadi es buah segar.
“Iya, ini beli buah buat buka puasa di rumah. Soalnya saat puasa butuh asupan nutrisi dan vitamin,” kata Arini.
Namun, ia mengakui harga buah selama bulan puasa saat ini cenderung mengalami kenaikan dibandingkan hari biasa.
“Iya, masih terjangkau, tapi kalau bulan puasa memang naik harganya. Bisa naik sekitar Rp5 ribu sampai Rp10 ribu per kilogram,” tandasnya.
Editor: Abdul Rozak











