SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Volume sampah di Kota Serang mengalami meningkat hampir 10 persen. Peningkatan volume sampah ini terjadi sejak awal Ramadan 2025.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Serang mencatat, dalam satu hari selama Ramadan, sampah di Kota Serang sebanyak 390 ton. Sedangkan, pada hari biasa, sebelum Ramadan, hanya 360 ton.
Untuk mengurangi dampak sampah yang berlebihan itu, Pemkot Serang berupaya untuk membuat bank sampah dari tingkat RT, RW, hingga kelurahan.
“Iya, ada peningkatan sepuluh persen selama Ramadan ini. Dari 360 ton menjadi 390 ton per hari untuk peningkatan volume sampah di bulan puasa ini,” kata Kepala DLH Kota Serang, Farach Richi, Rabu, 12 Maret 2025.
Farach mengaku, ratusan ton sampah tersebut didominasi dengan jenis anorganik yang berasal dari pedagang kuliner atau penjual takjil musiman, seperti plastik kresek, gelas plastik, hingga sampah rumah tangga lainnya.
“Memang lebih didominasi oleh sampah pedagang takjil, atau sampah anorganik,” ujar Farach.
Dengan peningkatan volume sampah selama Ramadan, DLH Kota Serang menambah jadwal ritasi dan jam operasional petugas kebersihan untuk pengangkutan sampah pada malam hari.
“Ritasi iya ditambah, dengan adanya penambahan jam operasional untuk pengangkutan sampah di waktu malam, dan menambah satu shift,” tutur Farach.
Editor: Agus Priwandono











