CILEGON,RADARBANTEN.CO.ID – Berkat instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap dari PT Krakatau Chandra Energi (KCE), beban listrik pondok pesantren di Kota Cilegon terkurangi.
Hal tersebut dibuktikan oleh Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Al Bustaniyah di Kelurahan Bagendung, Kota Cilegon.
Ketua YPI Al Bustaniyah Ade Fahrudin Syam’un mengungkapkan, PLTS Atap dari anak usaha Chandra Asri Group itu ringankan beban listrik hingga 40 persen.
“Biasanya perbulan sekira Rp700 ribu, dengan adanya PLTS ini bisa hemat Rp300 ribuan, yah sekira 40 persenan,” ujar Ade.
Listrik dari PLTS Atap itu digunakan untuk menunjang kegiatan di ruang kelas, perkantoran, dan sejumlah ruang lainnya.
Ade pun mengapresiasi langkah KCE sebagai perusahaan yang mendorong aksi nyata untuk memberikan dampak terhadap lingkungan tersebut.
Menurutnya, selain pemanfaatan PLTS Atap, KCE juga mendukung terhadap keberlangsungan Bank Sampah di Al Bustaniyah.
“Hal ini diharapkan dapat menjadi praktik yang menginspirasi industri lain berkolaborasi dengan institusi pendidikan untuk bersama-sama lebih peduli dalam menjaga lingkungan,” ungkap Ade.
Sementara itu, Operation, Engineering & Maintenance Departement Head PT KCE Ermawanto menjelaskan, KCE telah membangun sistem instalasi PLTS Atap di lima institusi pendidikan, yaitu pondok pesantren dan madrasah di sekitar Kota Cilegon.
Selain di Yayasan Al-Bustaniyah, hal serupa dilakukan di Pondok Pesantren Syubbanul Muslimin Kelurahan Delingseng, Pondok Pesantren Nurul Hikmah Tegal Bunder, Yayasan MTS Al-Hidayah di Jalan Sunan Kudus, Kubang Welut, serta Yayasan MTS Al Khairiyah di Kelurahan Rawa Arum.
Inisiatif ini sejalan dengan perwujudan Sekolah Mandiri Energi melalui penyediaan sumber listrik secara mandiri pada suatu bangunan.
PLTS Atap di lima pondok pesantren ini memiliki total kapasitas 8,325 kWp dengan sistem On Grid Zero Export.
“Instalasi PLTS Atap di lingkungan pendidikan merupakan bagian dari program CSR KCE bertajuk Langit Biru untuk mendukung suksesnya transisi energi di Indonesia dan optimalisasi penggunaan EBT di lingkungan pendidikan. Sebagai perusahaan penyedia EBT di Indonesia, KCE berupaya mewujudkan tempat edukasi yang memanfaatkan EBT di kalangan generasi muda, khususnya energi surya melalui PLTS Atap,” paparnya.
Selain itu, KCE turut aktif terlibat dalam perwujudan inisiatif peduli lingkungan seperti kebiasaan pilah sampah, dan pembinaan Bank Sampah di lingkungan pendidikan guna mendorong kemandirian ekonomi dan lingkungan yang lestari,” jelasnya.
Editor: Bayu Mulyana











