LEBAK, RADARBANTEN.CO.ID – PT Kereta Api Indonesia (KAI) Commuter memprediksi jumlah pemudik yang akan menggunakan layanan kereta api pada musim mudik Lebaran 2025 akan mengalami peningkatan, mencapai 22.111.974 orang.
Prediksi ini berdasarkan tren pertumbuhan jumlah penumpang yang terus meningkat setiap tahunnya, serta proyeksi pertumbuhan ekonomi dan jumlah penduduk yang semakin tinggi.
VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus, menyampaikan, KAI Commuter mencatat pada Senin, 24 Maret 2025, total volume pengguna sebanyak 2.996.869 orang di seluruh wilayah operasional.
Dengan rincian, untuk Commuter Line Jabodetabek tercatat sebanyak 2.576.497 orang, Commuter Line Merak sebanyak 37.638 orang, dan Commuter Line Basoetta sebanyak 17.040 orang.
Sedangkan, untuk total volume pengguna Commuter Line di Wilayah 2 Bandung tercatat sebanyak 167.861 orang, Commuter Line Yogya-Palur sebanyak 57.140 orang, Commuter Line Prameks 7.526 orang, dan volume pengguna Commuter Line di Wilayah 8 Surabaya tercatat sebanyak 133.167 orang.
“Diprediksi pada masa Angleb (Angkutan Lebaran) 2025 ini jumlah total volume pengguna Commuter Line di seluruh wilayah operasi sebanyak 22.111.974 orang atau terjadi peningkatan jumlah volume sebesar lima persen jika dibandingkan tahun 2024 yang sejumlah 21.003.674 orang,” kata Joni kepada Radarbanten.co.id, Selasa, 25 Maret 2025.
Joni juga menambahkan bahwa selama masa Angleb ini, jajaran KAI Commuter yang melaksanakan posko akan memberikan tambahan layanan mulai dari layanan pengguna, kesehatan, serta keamanan pengguna.
KAI Commuter juga menambah fasilitas layanan selama masa Angleb.
“Selain penambahan petugas posko, KAI Commuter juga menambah fasilitas-fasilitas layanan kepada penggunanya, mulai dari layanan pos kesehatan, fasilitas air minum gratis, toilet portabel, pemasangan tenda, penambahan kipas angın, kursi tunggu, pelebaran musala, dan tematik Idul Fitri di stasiun-stasiun commuter line,” terangnya.
Lebih lanjut, dirinya mengimbau kepada seluruh pengguna commuter line untuk selalu mengikuti aturan selama perjalanan.
“Menjaga dan mengawasi anak selama di kereta dan stasiun, mengikuti arahan petugas, serta tetap waspada dan menjaga keselamatan,” tandasnya.
Peningkatan jumlah pemudik kereta api ini juga didorong oleh semakin berkembangnya jaringan kereta api dan kemudahan akses yang ditawarkan oleh KAI Commuter.
Keberadaan kereta api sebagai moda transportasi yang efisien dan aman menjadi pilihan utama masyarakat untuk bepergian saat Lebaran.
Editor: Agus Priwandono











