CILEGON, RADARBANTEN.CO.ID – PT ASDP Indonesia Ferry memastikan bahwa antrean panjang berjam-jam di Pelabuhan Merak tidak akan terjadi, meskipun ada lonjakan pemudik yang cukup signifikan. Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, menegaskan bahwa kepadatan yang sempat terjadi pada pagi hari sudah terurai dengan cepat.
“Kami pastikan antrean lebih dari tiga jam, apalagi sampai tujuh jam, itu tidak terjadi. Sejak pukul 05.30 sudah terurai dan hingga pukul 09.30 masih ada area yang kosong. Jadi, seharusnya tidak ada kepadatan berlebihan,” ujar Heru saat diwawancarai awak media di Pelabuhan Merak, Jumat, 28 Maret 2025.
Untuk mengantisipasi lonjakan pemudik, ASDP telah menambah jumlah armada secara signifikan. “Jika pada hari biasa kami mengoperasikan 25-30 kapal, saat ini ada sekitar 68 kapal yang siap beroperasi. Semua armada sudah disiapkan, termasuk zona penyangga, untuk memastikan kelancaran arus penyeberangan,” jelas Heru.
Namun, Heru mengingatkan bahwa faktor cuaca tetap menjadi tantangan yang harus diwaspadai. “Jika cuaca kurang mendukung, ada beberapa kapal yang tidak bisa bersandar di dermaga. Ini bukan kendala teknis, tetapi faktor keselamatan yang menjadi prioritas utama kami,” tambahnya.
Untuk mengatasi potensi lonjakan yang lebih besar, terutama pada malam hari, ASDP telah berkoordinasi dengan pihak terkait. “Malam ini mungkin akan ada peningkatan luar biasa, situasinya akan sama seperti tadi malam. Tapi dengan kesiapan armada, zona penyangga, serta koordinasi dengan KSOP dan kepolisian, semuanya bisa ditangani dengan baik,” katanya.
Heru juga menegaskan bahwa keselamatan tetap menjadi hal yang utama, dan ASDP terus berkoordinasi dengan BMKG untuk memantau kondisi cuaca secara real-time. “Keselamatan adalah yang utama. Kita tidak bisa melawan cuaca, dan lebih baik menunda keberangkatan daripada mengambil risiko yang dapat membahayakan jiwa,” tegasnya.
Editor : Merwanda











