PANDEGLANG, RADARBANTEN.CO.ID – Menjelang Lebaran Idul Fitri 2025, jasa penukaran uang baru mulai semakin menjamur di wilayah Pandeglang, salah satunya di Jalan Bhayangkara No.05, tepatnya Alun-alun Pandeglang.
Momen ini menjadi peluang emas bagi para penyedia jasa, yang menawarkan berbagai pecahan uang dengan tarif tertentu. Mereka menawarkan berbagai pecahan rupiah dengan tarif tertentu, yang menarik minat masyarakat.
Para pelaku jasa ini menyediakan pecahan mulai dari Rp 1.000 hingga Rp 100.000, dengan nominal Rp 1.000 hingga Rp 20.000 menjadi yang paling diminati. Kemudahan dalam mekanisme penukaran membuat banyak orang lebih memilih jasa ini daripada harus menukarkan uang di bank.
Salah satu penyedia jasa, Sukmana, mengaku sudah mulai membuka layanan jasa penukaran uang hari raya Idul Fitri sejak H-10.
“Kalau untuk jasa kita sebenarnya hanya membantu saja, daripada masyarakat Pandeglang harus ke Serang dengan kendala jarak,” ungkapnya, Jumat 28 Maret 2025.
Salah satu penyedia jasa penukaran uang di Pandeglang, Sukmana mendapatkan stok uang baru langsung dari Serang melalui pemasok tetap yang menjadi bosnya setiap tahun.
“Kalau dari kita sih bukan keuntungan besar, kita hanya kuli harian saja. Semua sistemnya setoran ke bos,” ujarnya.
Untuk setiap penukaran Rp 100.000, dikenakan biaya tambahan Rp 16.000, dan berlaku kelipatannya.
“Kita kasih jasa Rp 16 ribu per Rp 100 ribu, karena kita sistemnya eceran. Enggak ada patokan harus ambil Rp 5 juta misalnya, tetap adminnya segitu,” jelasnya.
Sukmana menambahkan, besaran biaya admin Rp 16.000 itu bisa berubah tergantung stok uang yang ada, karena sudah ditentukan oleh bosnya.
“Kita enggak berani pasang tarif di bawah atau di atas itu, soalnya harga di Serang, Cilegon, Rangkasbitung, Labuan, Pandeglang pasti sama,” pungkasnya.
Editor: Agung S Pambudi











