SERANG, RADARBANTEN.CO.ID – Sejumlah program pembangunan di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Serang tidak bisa dilaksanakan tahun ini. Pasalnya, program-program tersebut terdampak efisiensi anggaran.
Program-program DPUPR yang terkena pemangkasan anggaran di tahun 2025 ini meliputi proggram pembangunan jalan, jembatan, irigasi hingga program pembangunan Pusat Pemerintahan Kabupaten (Puspemkab) Serang.
Kepala DPUPR Kabupaten Serang Yadi Priyadi Rochdian mengatakan, pada tahun ini banyak program pembangunan yang telah direncanakan di DPUPR Kabupaten Serang yang terkena evisiensi anggaran.
“Beberapa kegiatan yang sudah kita rerncanakan akan dilaksanaka tahun ini. Kita juga maklum dengan kondisi yang terjadi,” katanya saat ditemui usai rapat pansus di Gedung DPRD Kabupaten Serang, Rabu 23 April 2025.
Ia mengatakan, ada beberapa program pembangunan fisik di DPUPR Kabupaten Serang yang terdampak, seperti pembangunan Puspemkab Serang, jalan, jembatan hingga pembangunan irigasi yang terkena efisiensi.
“Tahun ini tidak ada pembangunan Puspemkab, tadinya ada tapi terkena efisiensi. Lalu pembangunan jalan kena, jembatan kena, irigasi juga kena. Jadi sedikit kegiatan di kita, di dalamnya tinggal kegiatan rutin,” ujarnya.
Ia mengatakan, pada tahun ini hanya menyisakan program-program untuk pembangunan sanitasi air, program kolaborasi dengan unsur lain sepeti TMMD serta program-program pemeliharaan. “Tinggal sedikit, tinggal kegiatan rutin, kerja sama dengan ke TNI melalui program TMMD yang biasa dilakukan, serta pemeliharaan,” ujarnya.
Ia mengatakan, anggaran yang terkena efisiensi di DPUPR Kabupaten Serang cukup besar, yakni mencapai Rp190 miliar yang rencananya untuk pembangunan dan program lainnya. “Lumayan, tahap pertama Rp40 miliar, tahap ke dua Rp150 miliar. Jadi agak besar. Ini secara keseluruhan,” ujarnya.
Sebelumnya, pihaknya berencana akan membangun jalan Kabupaten Serang sepanjang 20 sampai 30 kilometer. Namun, rencana itu tidak akan dilakukan karena ada efisiensi. Selain itu, DPUPR juga berencana akan membangun satu gedung di Puspemkab Serang.
Diketahui, berdasarkan data dari DPUPR Kabupaten Serang, ada sepanjang 1.004,39 kilometer. Dari jumlah tersebut, 885,35 kilometer sudah dibangun oleh Pemkab Serang.
Namun, dari jumlah tersebut, masih ada 676,18 kilometer jalan dalam kondisi baik, lalu 5,88 kilometer kondisi rusak sedang, 258,46 kulometer rusak ringan dan 63,87 kilometer rusak berat.
Editor: Mastur Huda











